oleh

Hebat, Penerimaan Pajak Pemkot Kupang Tahun 2019 Lampaui Target

Sabun Herbal Cyrus

Kupang, RNC – Realisasi penerimaa pajak daerah Pemerintah Kota Kupang tahun 2019 lalu melampaui target. Dari target Rp 106.707.997.000, pajak daerah yang direalisasikan mencapai Rp 108.319.931.686 atau 101,64 persen. Demikian disampaikan Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R Riwu Kore (Jeriko) saat membacakan Nota Pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kota Kupang tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2019. Nota pengantar tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-11 Sidang II DPRD Kota Kupang di ruang, Senin (31/8).

Dalam nota pengantar tersebut, Wali Kota menyampaikan laporan keuangan Pemkot Kupang tahun 2019 yang disajikan dalam 6 laporan utama yaitu laporan realisasi anggaran, neraca, laporan operasional, laporan arus kas, laporan saldo anggaran lebih dan laporan perubahan ekuitas, dilampirkan dengan laporan keuangan perusahaan daerah.

Selain pajak daerah, menurut Jeriko, realisasi retribusi daerah untuk pendapatan asli daerah (PAD) Kota Kupang tahun 2019 mencapai 86,55 persen. Sebab dari target Rp 45.163.000.000, yang sudah terealisasi sebesar Rp 39.090.323.102,40. Sementara pendapatan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan terealisasi sebesar Rp 14.378.818.417 dari target sebesar Rp 15.025.411.043 atau 95,70 persen. Serta lain-lain pendapatan asli daerah yang sah terealisasi sebesar Rp 23.262.502.137,12 sen dari target sebesar Rp 28.440.000.000 atau 81,29 persen.

Jeriko dalam kesempatan yang sama menyampaikan kinerja pengelolaan keuangan daerah Pemkot Kupang mengalami peningkatan signifikan. Baik dalam upaya meningkatkan pendapatan asli daerah maupun alokasi belanja daerah yang memihak pada kepentingan masyarakat, melalui program-program strategis. Diantaranya adalah program pemasangan lampu jalan, tata kota pembangunan taman, seragam gratis, pemasangan lampu hias, kaca mata baca gratis, fasilitasi usaha mikro melalui bantuan dana PEM, Brigade Kupang Sehat (BKS), bantuan pendidikan bagi masyarakat tidak mampu, penyediaan raskin gratis dan raskin plus bagi keluarga kurang mampu, puskesmas reformasi, uang duka wafat serta bantuan sosial lainnya.

Program-program tersebut, lanjut Jeriko, secara bertahap telah mampu memberikan ruang bagi terciptanya lapangan kerja baru, kesempatan mengikuti proses belajar mengajar, pelayanan perawatan medis cepat, tepat dan berkesinambungan. Melalui program bantuan pendidikan, pemerintah telah memfasilitasi biaya pendidikan bagi 2.000 mahasiswa. Perbaikan sistem dan prosedur pelayanan publik di semua sektor juga menurutnya terus dilakukan dari tahun ke tahun sehingga semua warga masyarakat Kota Kupang dapat merasakan pelayanan yang sama dan tepat waktu.

Diakuinya, Pemkot Kupang menyadari masih banyak warga masyarakat yang belum dapat menikmati seluruh program yang telah dibuat karena terbatasnya keuangan daerah dan begitu banyaknya persoalan sosial kemasyarakatan yang harus ditangani oleh pemerintah. Meski demikian, dia memastikan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat Kota Kupang tetap menjadi prioritas utama sehingga memperkecil dampak sosial yang menghambat laju pembangunan Kota Kupang.

Rapat paripurna DPRD tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Kupang Yeskiel Loudoe didampingi para Wakil Ketua DPRD dan dihadiri segenap anggota DPRD Kota Kupang. Dari jajaran Pemkot Kupang, hadir Sekda Kota Kupang bersama para Asisten Sekda, pimpinan perangkat daerah dan para camat. (*/rnc)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed