oleh

Presiden Jokowi Minta Pelanggar Protokol Kesehatan di Pilkada Diberi Peringatan Keras

Sabun Herbal Cyrus

Jakarta, RNC – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan salah satu klaster yang harus diwaspadai adalah penyelenggaraan pilkada. Seperti diketahui, pilkada serentak akan digelar Desember 2020.

Di mana, pada 4 hingga 6 September lalu merupakan tahap pendaftaran calon kepala daerah yang diusung dari partai politik. “Yang terakhir klaster pilkada hati-hati ini. Agar ini selalu diingatkan,” katanya saat membuka sidang kabinet paripurna, Senin (7/9/2020).

Dia mewanti-wanti agar Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito karnavian bersikap tegas dalam hal pelaksanaan Pilkada 2020. Dia juga meminta agar Polri juga memiliki ketegasan.

BACA JUGA: 37 Orang Bacalon Kepala Daerah Positif Covid-19 Berasal dari 21 Provinsi

“Saya minta Pak Mendagri urusan yang berkaitan dengan klaster pilkada ini betul-betul ditegasi. Diberikan ketegasan betul. Polri juga berikan ketegasan mengenai ini,” ungkapnya.

Jokowi menilai aturan main pilkada di tengah pandemi sudah disepakati. Menurutnya, bagi pelanggar protokol kesehatan harus diberikan peringatan keras.

“Aturan main di pilkada. Karena jelas di PKPU-nya sudah jelas sekali. Jadi, ketegasan Mendagri dengan Bawaslu agar betul-betul ini diberikan peringatan keras,” pungkasnya.

(ari/okz/rnc)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed