oleh

UN bakal Diganti dengan Asesmen Nasional, Ini Penjelasannya

Jakarta, RNC – Asesmen Nasional adalah sistem penilaian baru yang akan diterapkan di sekolah. Sistem ini berbeda dengan Ujian Nasional atau UN yang digunakan pemerintah sebelumnya untuk menilai pendidikan.

Mendikbud Nadiem sempat menjelaskan Asesmen Nasional yang diupload di Instagram kemdikbud.ri. Penjelasan juga ada di laman Pusat Asesmen dan Pembelajaran pusmenjar.kemdikbud.go.id.

“Asesmen Nasional tidak perlu persiapan khusus. Tidak usah cemas, tidak perlu bimbel khusus untuk asesmen nasional, untuk itu mari bersama mendukung pelaksanaan Asesmen Nasional mulai 2021,” kata Nadiem seperti dilansir dari Detikcom.

Berikut keterangan seputar Asesmen Nasional:

1. Apa itu Asesmen Nasional?
Asesmen nasional adalah penilaian mutu sekolah, madrasah, dan program kesetaraan pada jenjang dasar serta menengah. Penilaian ini untuk meningkatkan kualitas pendidikan dengan informasi akurat.

Perbedaan Asesmen Nasional dengan UN adalah sifatnya yang tidak menentukan kelulusan. Selain itu, Asesmen Nasional dilakukan terhadap sekolah dengan sampel murid yang tidak bersifat individual layaknya UN.

BACA JUGA: Ujian Nasional Dihapus Mulai 2021, Penggantinya Digelar untuk Kelas 4-8-11

2. Asesmen Nasional untuk kelas berapa?
Peserta Asesmen Nasional adalah siswa kelas 5 jenjang SD/MI, kelas 8 tingkat SMP/MTs, dan kelas 11 untuk SMA/MA/SMK. Jadwal pelaksanaan Asesmen Nasional berbeda untuk tiap jenjang pendidikan.

Asesmen Nasional jenjang SD/MI dilaksanakan pada Agustus 2021, sedangkan sekolah menengah rencananya dilakukan pada Maret- Pertengahan April 2021. Peserta Asesmen Nasional hanya sebagian murid dan guru yang dipilih Kemendikbud.

3. Apakah Asesmen Nasional menggantikan UN?
Dengan adanya Asesmen Nasional, siswa dan sekolah tak perlu lagi melakukan UN seperti tahun sebelumnya. Siswa tidak perlu khawatir soal kelulusan atau harus belakar khusus.

“Asesmen Nasional tidak hanya dirancang sebagai pengganti Ujian Nasional dan Ujian Sekolah Berstandar Nasional, tetapi juga sebagai penanda perubahan paradigma tentang evaluasi pendidikan,” kata Nadiem

Hasil Asesmen Nasional adalah pemetaan mutu pendidikan pada seluruh fasilitas pendidikan di Indonesia. Peta kualitas ini menjadi cermin untuk mempercepat perbaikan mutu pendidikan di Indonesia.

(*/dtc/rnc)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed