oleh

Sesuai Draf RUU Pemilu, Pilkada Kota Kupang, Flotim dan Lembata Digelar 2022

Iklan Covid Walikota Kupang

Jakarta, RNC – Berdasarkan Rancangan Undang-Undang tentang Pemilihan Umum (RUU Pemilu) yang dimutakhirkan pada 26 November 2020, pemilihan kepala daerah (pilkada) tetap akan digelar pada 2022 dan 2023. Pilkada ini diselenggarakan di daerah yang sebelumnya melaksanakan pilkada pada 2017 dan 2018.

“RUU Pemilu versi 26 November 2020 di Pasal 731 ayat 2 itu disebutkan, pilkada tetap ada pada tahun 2022 untuk daerah yang pilkada sebelumnya 2017. Lalu ayat 3, daerah-daerah yang pilkada di 2018 itu tetap melaksanakan pilkada pada 2023,” ujar Anggota Dewan Pembina Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini dalam diskusi publik secara daring pada Minggu (24/1/2021).

Iklan Dimonium Air

BACA JUGA: Draf RUU Pemilu: Pilkada Digelar Lagi 2022, di NTT Ada 3 Daerah

Namun, Pasal 732 menyebutkan, jika pilkada pada 2022 dan 2023 tidak dapat dilaksanakan karena bencana nonalam, pemilihan ditunda dan dijadwalkan kembali setelah bencana nonalam itu berakhir. Penetapan jadwal pilkada yang tertunda dilakukan KPU setelah melakukan pertemuan konsultatif bersama DPR, Pemerintah, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Kemudian, Pasal 734 menyebutkan, pemilu daerah serentak pertama diselenggarakan pada 2027. Pilkada serentak berikutnya diselenggarakan setiap lima tahun sekali.

Hal ini berbeda dengan ketentuan UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, yang menetapkan pilkada serentak pertama kali dijadwalkan pada 2024 berbarengan dengan pemilu nasional. Dalam UU 7/2017, Pilkada 2022 dan 2023 ditiadakan, sehingga daerah yang melaksanakan Pilkada 2017 dan 2018, baru akan menggelar pilkada pada 2024.

Setelah masa jabatan kepala daerahnya berakhir, daerah akan dipimpin penjabat sementara hingga kepala daerah terpilih hasil Pilkada 2024 dilantik. Titi menyebutkan, ada 101 daerah yang akan menyelenggarakan pilkada pada 2022, terdiri dari tujuh pemilihan gubernur, 76 pemilihan bupati, dan 18 pemilihan wali kota.

BACA JUGA: Demokrat Tolak Pilkada Digelar Serentak dengan Pilpres 2024

DKI Jakarta termasuk daerah yang dijadwalkan menggelar Pilkada 2022. Sementara, ada 170 daerah yang akan menyelenggarakan pilkada pada 2023, terdiri dari 17 pemilihan gubernur, 115 pemilihan bupati, dan 38 pemilihan wali kota.

Dengan demikian, khusus NTT, terdapat 3 daerah yang melaksanakan pilkada pada 2017, yakni Kota Kupang, Flores Timur (Flotim) dan Lembata akan kembali menggelar pilkada pada 2022 mendatang. Sementara 10 kabupaten di NTT serta Pilgub NTT akan digelar pada tahun 2023 mendatang. Ke-10 kabupaten tersebut yakni Kabupaten Kupang, TTS, Rote Ndao, Sumba Barat Daya, Sumba Tengah, Manggarai Timur, Nagekeo, Sikka, Alor dan Ende.

(*/rpb/rnc)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed