oleh

Wali Kota Jeriko Tunaikan Janji di Pengujung Masa Jabatan

Kupang, RNC – Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM.,MH, menunaikan janjinya membantu masyarakat kurang mampu melalui program bedah rumah. Sebanyak 110 unit rumah yang diprogramkan tahun 2022 ini sudah 100 persen telah selesai dan telah diserahkan menjelang akhir masa jabatan pada 22 Agustus 2022 mendatang.

Rumah milik Welmince Lanna Gadja di RT 17/RW 07, Kelurahan Manutapen, Kecamatan Alak menjadi rumah terakhir yang diserahterimakan belum lama ini.

banner BI FAST

Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan terima kasih kepada para camat, lurah, para dermawan, relawan, tokoh agama, tokoh masyarakat, pegiat sosial media, media online, tokoh pemuda dan unsur LPM yang telah membantu pemerintah Kota Kupang mewujudkan program bedah rumah. “Berkat sinergi dengan semua pihak, Pemkot Kupang dapat merealisasikan program bedah rumah seratus persen sebelum tahun anggaran selesai. Kami berterima kasih atas informasi, masukan serta dukungan luar biasa dari semua pihak sehingga pemerintah dapat menyelesaikan program ini dengan baik,” ungkapnya.

Wali Kota yang akrab disapa Jeriko itu mengakui masih banyak warga yang membutuhkan bantuan rumah. Dia meminta maaf kepada masyarakat Kota Kupang karena belum semua masyarakat bisa terbantu oleh program pemerintah ini. Masyarakat diminta untuk tetap bersabar, karena anggaran Pemkot Kupang sangat terbatas, sehingga bantuan bedah rumah dilaksanakan secara bertahap dengan melihat berbagai prioritas.

Menurutnya, program bantuan bedah rumah yang dilaksanakan Pemkot Kupang ini adalah sebuah program yang dipikirkan secara baik bersama Wakil Walikota Kupang, dengan harapan teraksesnya masyarakat yang kurang beruntung terhadap kebutuhan pemukiman yang lebih layak, sehat dan aman. “Saya yakin bahwa ke depan program bedah rumah ini akan menyentuh masyarakat lebih banyak lagi, prinsipnya jika pemerintah bekerja jujur pasti semua akan bisa terlayani,” pungkasnya.

Baca Juga:  Sidang Terakhir Bersama DPRD Kota Kupang, Wali Kota Jeriko Pamit

Marten Bait selaku Sekretaris RT 17, Kelurahan Manutapen mewakili keluarga Welmince Lanna Gadja mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Wali Kota Kupang, Camat Alak dan Lurah Manutapen atas perhatiannya melihat salah satu warganya untuk mendapatkan bantuan bedah rumah oleh Pemkot Kupang.

Diakuinya Welmince Lanna Gadja yang ditetapkan sebagai penerima manfaat program bedah rumah adalah pilihan yang tepat. “Kami masyarakat RT 17 tahu betul bagaimana kondisi rumah ini sebelum dibedah oleh pemerintah. Rasanya sulit bagi mama Welmince untuk bisa memperbaiki rumahnya yang sudah rusak sebagian,” ungkapnya.

Welmince adalah seorang janda lanjut usia yang berprofesi sebagai tukang urut. Di rumah kecil dan tak layak huni itu dia tinggal bersama dengan anak serta cucunya. Sebelum dibedah kondisi rumah tersebut sangat memprihatinkan. Rumah kecil yang telah rusak karena terdampak badai siklon tropis seroja beberapa waktu lalu itu nyaris tak dilengkapi dengan kamar tidur.

Menurut Marten bantuan bedah rumah ini telah membalikkan situasi keluarga kecil ini untuk percaya bahwa ada harapan lewat program pemerintah Kota Kupang. Mereka akan terus mendukung seluruh program pemerintah dan berharap program seperti bedah rumah tetap berjalan di masa-masa yang akan datang.

Sebelumnya, selama dua hari berturut-turut Wali Kota Jeriko mengunjungi 7 keluarga penerima manfaat bedah rumah di kelurahan yang berbeda. Diawali dengan penyerahan kunci rumah milik janda Novi Ari Tiga di RT 15/RW 05, Kelurahan Manulai 2. Selanjutnya rombongan menuju kediaman Lodia Manikari di RT 01/RW 01, Kelurahan Bakunase 2. Kemudian ke rumah Timoti Bire di RT 14/ RW 04, Kelurahan Bakunase. Penyerahan hari itu, Kamis (28/7), berakhir di rumah Daniel David Adulenggu di RT 07/RW 03, Kelurahan Oetete, Kecamatan Oebobo.

Baca Juga:  Jadi Irup Terakhir, Wali Kota Jeriko: Bersatu Padu untuk Kota Kupang Maju

Di hari berikutnya, Jumat (29/07), Walikota Kupang bersama rombongan bergerak menuju Kelurahan Belo, tepatnya di RT 18/RW 05, di rumah milik Habel Natun yang bekerja sebagai sopir. Kemudian menuju rumah milik seorang tukang parkir, Benyamin Ahuluheluw di RT 04/RW 02, Kelurahan Naikoten I. Terakhir Wali Kota menyerahkan kunci rumah kepada Samuel Bunda yang bekerja sebagai nelayan, di RT 11/RW 04, Kelurahan Solor, Kecamatan Kota Lama.

(*/pkp/rnc)

Dapatkan update informasi setiap hari dari RakyatNTT.com dengan mendownload Apps https://rakyatntt.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed