oleh

Angka Covid-19 Meningkat, Pemkot Kupang Siapkan 3 Unit GeNose

Iklan Demokrat

Kupang, RNC – Angka positif covid-19 masih terus meningkat. Per 23 April 2021, tercatat total 14.487 kasus positif, 11.237 pasien sembuh dan 367 pasien meninggal dunia. Hingga saat ini masih 2.791 pasien sementara dirawat.

Terkait hal ini, Pemerintah Kota Kupang pun sudah menyiapkan alat deteksi dini covid-19 buatan Indonesia yakni GeNose. Alat ini dipastikan bisa mendeteksi secara cepat virus corona.

Iklan Dimonium Air

Kepada RakyatNTT.com, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, drg. Retnowati menyampaikan upaya penanganan wabah covid-19 tak bisa kendor. Pemerintah Kota Kupang memastikan agar warganya bisa mendapatkan layanan kesehatan yang maksimal untuk pemutusan mata rantai Covid-19.

BACA JUGA: Data Covid-19 NTT 23 April: Tambah 22 Positif, 58 Pasien Sembuh

Ia mengatakan saat ini sudah ada 3 alat GeNose dan sudah melalui uji coba di tiga tempat yakni 46 sampel di Pasar Kasih Naikoten, 46 sample di GMIT Kota Baru dan 40 sample di Gereja Katedral Kristus Raja Kupang. Dari uji coba itu terdapat 1 sample dinyatakan positif covid-19.

“Kita sudah punya tiga GeNose. Sudah diuji coba. Itu kan mobile jadi bisa di mana saja yang minta, nanti kita akan rancang trus ditetapkan tempatnya dan dikeluarkan SK,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan, dari rancangan yang disiapkan saat ini Pemkot berkoordinasi dengan KKP untuk memasang 1 alat di Bandara El Tari. Kemudian akan dipasang di beberapa Pusat Layanan Kesehatan Masyarakat.

“Jadi kalau mereka yang pelaku perjalanan maka dia akan jauh lebih murah to untuk penerbangan,” jelasnya.

Retno juga menyampaikan, saat ini layanan GeNose bisa didapat oleh warga. Saat ini salah satu tempatnya adalah di Laboratorium Dinas Kesehatan Kota Kupang. Hal ini dimaksudkan untuk membantu mendeteksi apakah seseorang terkonfirmasi positif covid-19 atau tidak. (rnc04)

  • 7
    Shares
Baca Juga:  Pemerintah Ajak Masyarakat Bantu Kawal Harga Tes PCR yang Baru

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed