oleh

Bapak-Anak Ditembak Lalu Dianiaya Sekelompok Warga di Kupang

Iklan Demokrat

Oelamasi, RBC – Alex Martins (46), warga RT 44/RW 18, Kelurahan Naibonat, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang bersama anaknya Marthinus Martins (18) mengalami luka setelah ditembak dan dianiaya sekelompok pemuda, Kamis (6/5/2021) malam.

Dilansir dari digtara.com, aksi kekerasan itu diduga dimotori J (20) dan sejumlah rekannya ini terjadi di RT 045/RW 018, Kelurahan Naibonat, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang.

Iklan Dimonium Air

Selain melukai ayah dan anak, para pelaku juga merusak sejumlah fasilitas dan barang di rumah korban dan sekitarnya. Kasus kekerasan tersebut sudah dilaporkan ke polisi sesuai laporan polisi nomor LP/B/83/V/2021/ NTT/Polres Kupang tanggal 6 Mei 2021 oleh Teresa Fernandes (40).

Diperoleh informasi kalau kejadian ini bermula saat korban Alex Martins berada di lokasi kejadian didatangi John yang membawa senapan angin dan tanpa sebab langsung menembak Alex.

Tembakan ini mengenai rusuk kiri korban hingga terluka dan berdarah. Sambil menahan rasa sakit, korban bertanya kepada pelaku alasan menembak dirinya.

Bukannya memberikan penjelasan, pelaku malah langsung memukul korban hingga korban terjatuh ke lantai. Selanjutnya, pelaku meninggalkan lokasi kejadian.

Tidak lama kemudian pelaku bersama teman–temannya kembali mendatangi lokasi kejadian, namun korban sudah tidak ada di lokasi kejadian.

Karena tidak mendapati korban, para pelaku langsung menuju rumah korban dengan membawa senapan angin, parang dan anak panah.

Lalu para pelaku melakukan pengrusakan. Mereka memotong pohon pisang, memecahkan kaca jendela rumah dan merusak kursi serta meja plastik.

Saat kejadian tersebut, istri korban yang berada di tempat tersebut berteriak meminta tolong kepada Alex Martins dan anaknya Martinus Martins untuk menghentikan aksi para pelaku.

Namun para pelaku langsung melempar Martinus dengan batu dan mengenai lutut kirinya. Selang beberapa saat, warga yang mendengar dan mengetahui peristiwa tersebut mulai datang hendak membantu korban.

Baca Juga:  Batal Dilantik jadi Perangkat Desa, Musa Teuf Surati Bupati Kupang

Mengetahui warga mulai berdatangan, para pelaku langsung meninggalkan lokasi. Keluarga korban kemudian melapor ke Mapolres Kupang.

Korban Alex dan Martinus kemudian dibawa ke rumah sakit untuk visum dan perawatan medis. Polisi pun sudah ke lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.

“Kita identifikasi para pelaku dan kita sudah kantongi identitas mereka. Segera kita amankan,” ujar Kapolres Kupang, AKBP Aldinan RJH Manurung saat dikonfirmasi, Jumat (7/5/2021).

Polisi sudah meminta keterangan dari para saksi dan korban serta mencari barang bukti terkait kasus ini sambil mendalami motif kasus ini. (*/dig/rnc)

  • 454
    Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed