oleh

Yeskiel Loudoe: Kalau Mau Turunkan Saya dari Ketua Tunggu Pemilu Berikut

Iklan Demokrat

Kupang, RNC – Ketua DPRD Kota Kupang Yeskiel Loudoe angkat bicara soal permintaan 23 anggota dewan yang mengajukan mosi tidak percaya dan kini meminta melanjutkan sidang setelah tertunda 15 hari.

Kepada RakyatNTT.com, Selasa (11/5/2021) malam, Yeskiel mengatakan tak gampang melanjutkan persidangan setelah 5 fraksi mogok bersidang. Bahkan sampai menyatakan mosi tidak percaya kepada dirinya. Menurutnya, mosi itu sangat menyudutkan dirinya. Pasalnya, ia tidak sedang dinyatakan bersalah oleh lembaga manapun.

Iklan Dimonium Air

Yes-sapaan karib Ketua DPC PDIP Kota Kupang ini, mengatakan sidang bisa dilanjutkan namun perlu ada pembahasan bersama secara internal antara dirinya dan 23 anggota dewan yang menyatakan mosi tidak percaya. Dengan demikian, persoalan ini diselesaikan, sehingga tidak dianggap lelucon.

Ia mengungkapkan, berdasarkan informasi, ke-23 anggota dewan ingin melanjutkan persidangan. Namun di lain sisi terus mendorong Badan Kehormatan menindaklanjuti mosi tidak percaya pada dirinya. Yes menilai ini pikiran yang sangat kerdil dan tidak bermartabat.

“Maka, ini menurut saya lelucon, karena satu omong lain, satunya omong lain,” kata Yes.

Yes mengatakan, ia ditetapkan sebagai Ketua DPRD sehingga wajib memimpin sidang. Ini adalah perintah langsung Undang-undang. Oleh karena itu, tidak boleh membuat kisruh dengan menyatakan mosi tidak percaya lalu minta sidang dilanjutkan, tapi Badan Kehormatan diminta tindaklanjuti mosi terdsebut. “Saya hanya bilang jangan sampai mosi menjadi bumerang bagi diri sendiri. Siapa yang melakukan hal-hal di luar (aturan), maka saya akan laporkan. Jangan kita telanjangi diri yah,” tegas Yes.

Yes mengungkapkan ia bersedia menerima ke-23 anggota dewan tersebut untuk berdialog. Namun hingga saat ini tidak mau bertemu. Saat hendak difasilitas dua orang wakil ketua, mereka tidak hadir. “Mereka dekati dua wakil ketua. Mereka pakai wakil ketua untuk memfasilitasi. Saya bilang mari untuk kita duduk berdiskusi untuk selesaikan, tapi mereka tidak mau,” tuturnya.

Baca Juga:  Sidang Perubahan APBD Kota Kupang 21 September, Dipimpin Yeskiel Loudoe

Ia menambahkan, polemik ini berawal dari mogoknya ke-23 dewan ini dalam sidang. Kemudian tiba-tiba muncul mosi tidak percaya kepada dirinya selaku Ketua DPRD Kota Kupang. Mosi tersebut pun menyudutkan dirinya. “Biar nanti rakyat yang menilai. Ko saya yang bikin macet sidang? Masyarakat tidak bodoh lagi. Yang memboikot sidang itu 23 dewan yang paling banyak dari 5 fraksi itu,” ujar Yes.

Oleh karena itu, sebagai pimpinan DPRD, ia siap menerima para anggota dewan untuk melanjutkan sidang, namun perlu bertemu dan berdiskusi menyelesaikan persoalan. “Saya hanya mau bilang kalau mau turunkan saya dari ketua tunggu dulu Pemilu berikut. Bukan saat ini,” pungkasnya. (rnc04)

  • 744
    Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed