Kefamenanu,RNC - Semarak “Bedah UMKM” by Fransiscus Go ikut dirasakan para pelaku usaha di Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Kali ini, tim “Bedah UMKM” by Fransiscus Go berkolaborasi dengan komunitas “BaJaga” TTU.
Warung “Bundaran Mama Yuni” menjadi UMKM pertama di Kefamenanu yang dipilih masuk dalam program “Bedah UMKM” by Fransiscus Go. Warung tersebut terletak di pintu masuk Kota Kefamenanu, tepatnya Bundaran Tugu Biinmaffo, Jalan Noelmuti, Naiola, Kecamatan Bikomi. Warung ini menyediakan berbagai aneka minuman, seperti kopi, teh dan minuman dingin lainnya, hingga makanan ringan bagi yang sekedar melintas atau menikmati Kota Kefamenanu di sekitar Tugu Biinmaffo.
Usai mendapatkan dukungan berupa perlengkapan dan bahan untuk berjualan, Yuni mengapresiasi program yang digagas Fransiscus Go ini. Dia mengatakan, dengan adanya bantuan perlengkapan untuk berjualan itu, akan sangat membantu dirinya yang selama ini kesulitan dalam melayani pembeli kopi maupun teh di warungnya.
“Saya selalu kekurangan gelas saat melayani pembeli kopi. Kadang pembeli harus menunggu sampai ada yang selesai, baru saya layani lagi dan untuk pembeli yang membungkus kopi. Selalu saya buatkan di plastik es. Penghasilan saya pas pasan untuk membeli tempat yang layak,” ujurnya, kemarin (29/10/2026).
Dia menambahkan, dengan dukungan program “Bedah UMKM” by Fransiscus Go, akan sangat membantunya dalam menambah penghasilan lewat menu kopi-kopi yang selalu menjadi menu favorit di warungnya. “Terima kasih untuk program ‘Bedah UMKM’ dari Bapak Fransiscus Go. Program ini benar-benar membantu saya dalam menambah penghasilan,” ungkap Yuni.
Gerry Liu selaku Direktur Program “Bedah UMKM” menjelaskan, program “Bedah UMKM” akan terus berjalan dan proses pendampingan akan dilakukan selama tiga bulan, hingga pelaku usaha kecil dapat bertumbuh dan memiliki peningkatan penghasilan.
Program “Bedah UMKM” saat ini sudah berjalan di Kota Kupang dan TTU. “Ke depan akan diperluas ke seluruh kabupaten di NTT, demi mendukung pelaku ekonomi kecil sesuai dengan harapan dari Bapak Fransiscus Go, penggagas program ‘Bedah UMKM’,” kata Gerry. (*/rnc)






