Kupang, RNC - Penyaluran BLT Dana Desa tahun 2023 di NTT bertambah sebesar Rp14,9 Miliar sehingga menjadi Rp15,9 miliar.
Hal ini dicatat langsung Kementerian Keuangan. “Penyaluran BLT Dana Desa 2023 di NTT yang tercatat per 7 Februari bertambah sebesar Rp1 miliar, sehingga mencapai senilai Rp15,9 miliar per 25 Februari,” kata Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi NTT Kemenkeu Catur Ariyanto Widodo dalam konferensi pers terkait seperti dilansir Antara, Selasa (28/2/2026).
Dia mengatakan hal itu berkaitan dengan progres penyaluran BLT yang bersumber dari anggaran Program Dana Desa tahun 2023 di NTT.
Catur mengatakan nilai BLT Dana Desa sebesar Rp15,9 miliar disalurkan bagi 449 desa yang tersebar di NTT.
Realisasi ini meningkat signifikan apabila dibandingkan dengan periode Februari 2022 yang terealisasi bagi 87 desa.
Dia mengatakan, dari sisi kecepatan penyaluran, juga menunjukkan kemajuan signifikan, jika dibandingkan dengan kondisi pada 2022 yang rata-rata baru dilakukan pada April dan Mei 2023.
Catur mengatakan, kondisi ini tidak terlepas dari dukungan DJPb NTT melakukan pembinaan atau pendampingan bagi pemerintah desa melalui Program Suka Lisa (Satu Kabupaten Lima Desa).
Lebih lanjut dia menjelaskan dari sisi pemanfaatan, pengelolaan Dana Desa pada 2023 telah diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan nomor 201/PMK.07/2022 tentang Pengelolaan Dana Desa.
Dalam aturan itu terdapat perubahan kebijakan terkait pengelolaan Dana Desa di antaranya terkait dengan alokasi dana untuk BLT paling sedikit 10% dan paling banyak 25% untuk program perlindungan sosial dan penanganan kemiskinan ekstrem.
“Persentase ini berubah dibandingkan tahun 2023 dengan jumlah alokasi BLT minimal 40%,” katanya.
Dia berharap semakin banyak desa di NTT mampu mempercepat penyaluran BLT Dana Desa sehingga mampu bermanfaat secara optimal dalam membantu masyarakat desa. (*/ant/rnc)
Dapatkan update informasi setiap hari dari RakyatNTT.com dengan mendownload Apps https://rakyatntt.com







