oleh

Daftar di PDIP, Jonas Pertegas Soal Kebersamaan dengan Alo Sukardan

Kupang, RNC – Ketua DPD Golkar Kota Kupang, Jonas Salean mendaftar di PDI Perjuangan sebagai bakal calon walikota Kupang, Senin (29/4/2024). Saat mendaftar, Jonas didampingi Aloysius Sukardan bersama tim. Mereka disambut Sekretaris DPC PDIP Kota Kupang, Nikolaus Fransiskus serta sejumlah pengurus.

Berkas pendaftaran Jonas yang diperiksa langsung oleh Ketua Bappilu Victor Dimoe Heo dinyatakan lengkap, sehingga Jonas telah resmi mendaftar di partai berlambang banteng itu.

Menjawab pertanyaan media ini dalam sesi jumpa pers, Jonas mengaku PDIP adalah pertama yang didatanginya untuk mendaftarkan diri sebagai bakal calon walikota Kupang. Kebersamaan dengan PDIP dalam kontestasi Pilkada, diakui Jonas, bukan sesuatu yang baru. Sebab pada 2017 lalu, dia maju bersama Niko Frans yang adalah kader PDIP.

“2017 lalu PDIP dukung penuh saya dengan pak Niko. Kali ini memang beda. Dulu orang Maumere, sekarang orang Manggarai,” ujar Walikota Kupang periode 2012-2017 itu.

Jonas menyebutkan, saat berpasangan dengan Niko Frans, nama paket mereka yakni Sahabat. Nama paket ini tidak berubah meski sekarang dia berpasangan dengan Alo Sukardan. Sementara tagline yang diusung yakni sejahtera untuk semua.

“Dengan warga Kota Kupang, kita duduk sama rendah berdiri sama tinggi. Kita punya keahlian dalam menyejahterakan masyarakat. Apa yang kita bicara dan kampanyekan, itu yang kita lakukan dan itu sudah terbukti saat jadi walikota,” terang anggota DPRD NTT itu.

Jonas pada kesempatan yang sama juga mempertegas soal kebersamaannya dengan Alo Sukardan. Dia mengaku tidak akan maju pada Pilkada Kota Kupang kali ini bila tidak berpasangan dengan Alo Sukardan.

“Kalau bukan dengan pak Alo, saya tidak akan maju. Kami sudah kerja bersama selama dua tahun terakhir, jadi paket ini paten sampai kapan pun,” tandasnya.

Baca Juga:  Jeriko Kantongi Rekomendasi DPP PAN, Siap Bangun Koalisi di Pilwalkot 2024

Jonas menambahkan, bila semua pendekatan dengan partai lain tidak berhasil, maka paket Sahabat dengan sendirinya akan bubar. Prinsip itu sudah dibangun sejak dia meminang Alo Sukardan.

“Kami tidak akan ganti. Sebagai politisi, saya harus pegang prinsip. Jangan omong lain kemudian buat lain,” tegas Jonas.

Sementara Niko Frans pada kesempatan yang sama mengucapkan terima kasih kepada Jonas dan tim yang telah datang mendaftar di rumah juang PDIP.

“Setelah pendaftaran ada survei dan fit proper test di DPP. Selanjutnya DPP akan mengeluarkan rekomendasi. Kita berharap kita berkolaborasi pada saatnya nanti,” kata mantan anggota DPRD Kota Kupang tiga periode itu.

Menurut Niko, Jonas adalah sosok politisi yang memegang komitmen. Selain itu, Jonas juga tangguh menghadapi setiap tantangan.

“Saya sengaja pakai topi sahabat untuk menerima sahabat saya di 2017. Saya percaya beliau selalu komitmen. Tantangan macam apa, dia akan hadapi. Makanya dulu saya mau berpasangan dengan dia. Semoga Golkar dan PDIP bisa bekerja sama untuk masyarakat Kota Kupang,” tutup Niko Frans. (RNC)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *