oleh

Demokrat Kabupaten Kupang Berbagi Modal Usaha dan Anakan Pohon untuk Warga

Oelamasi, RNC – Merayakan Hari Ibu dan menyongsong Hari Natal, DPC Partai Demokrat Kabupaten Kupang melakukan aksi berbagi dalam bentuk anakan pohon dan memberi dukungan modal usaha serta penyuluhan UMKM bagi 20 orang UKM di Kelurahan Naibonat, Kabupaten Kupang, Selasa (22/12/2020).

Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Kupang, Winston Neil Rondo mengatakan Partai Demokrat Kabupaten Kupang menghadirkan pakar pertanian dari UKAW Kupang, Ir. Zet Malelak. Kegiatan ini difokuskan bagi para penjual sayur sekitar Rumah Demokrat Kabupaten Kupang. Mereka adalah pegiat usaha kecil yang membeli sayur di pasar dan berjualan di sekitar lingkungan mereka.

Mantan Ketua Komisi V DPRD Provinsi NTT ini menjelaskan DPC Partai Demokrat melakukan kegiatan ini dengan satu spirit bahwa ingin selalu hadir untuk orang lain dan alam semesta. Setelah seremonial pembukaan langsung dilakukan aksi tanam pohon secara simbolis dengan menanam lima pohon sengon di sekitar Rumah Demokrat. Dilanjutkan dengan membagi 650 anakan mahoni dan sengon yang dibagikan kepada 4 anggota DPRD Fraksi Partai Demokrat, Ketua PAC, kader Partai Demokrat dan seluruh masyarakat yang hadir.

Mantan Ketua Pemuda Sinode GMIT ini mengatakan sebagai tanda cinta dan persaudaraan dari Partai Demokrat, ibu-ibu penerima bantuan stimulus usaha bukan hanya membawa bantuannya tetapi membawa anakan untuk ditanam, tugas mereka adalah tanam, rawat dan pastikan dia tumbuh.

Kegiatan ini dibuka langsung Sekretaris DPD Partai Demokrat Provinsi NTT, Ferdi Leu. Dalam kesempatan itu, Ferdi menyampaikan apresiasi yang tinggi bagi DPC Partai Demokrat Kabupaten Kupang yang selalu berdiri paling depan dalam kreasi dan inovasi. Walaupun kecil dan sederhana, tetapi selalu eksis, bahkan setiap satu atau dua bulan selalu ada kegiatan dan menyentuh langsung warga. “walaupun belum waktunya Pilkada atau Pileg, belanda masih jauh tetapi eksistensi untuk melayani rakyat, membangun Demokrat sebagai partai yang peduli selalu nampak dalam segala aspek kehidupan masyarakat Kabupaten Kupang,” tutur Ferdi.

Kegiatan lain yang dilaksanakan partai berlambang bintang mercy ini adalah seminar pengelolaan UMKM dengan menghadirkan Ir. Zet Malelak, MS akademisi dari UKAW Kupang. Pakar ilmu pertanian ini mengapresiasi Partai Demokrat Kabupaten Kupang karena memlih perempuan pelaku UMKM sebagai mitra binaannya. Partai Demokrat, menurutnya, melakukan langkah yang tepat. Dari hasil riset, kelompok perempuan UMKM itu yang paling berkontribusi bagi pengembangan ekonomi, apalagi untuk konteks Kupang Timur di Kabupaten Kupang.

Hal kedua, menurut Zeth, problem utama dari pelaku UMKM adalah pencatatan laporan keuangan. Pelaku usaha harus tahu berapa uang masuk, yang dipakai, yang keluar, hutang, dan pengeluaran-pengeluaran. Ini semua tidak dicatat sehingga berdampak pada keseluruhan manajemen pengelolaan usaha. Zeth berharap suatu saat bisa melatih pelaku usaha ini untuk bagaimana membukukan catatan keuangannya secara sederhana tapi efektif. Rekomendasi lainnya yang disampaikannya adalah kiat pemasaran dan produk-produk apa yang paling dibutuhkan oleh pasar, khususnya di Kota Kupang.

BACA JUGA: Perkuat Jaringan, DPC Demokrat TTS Lantik 32 Pengurus DPAC

Pemateri kedua dalam kegiatan ini adalah Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Kupang, Charles Abineno. Ia menyampaikan dukungannya atas apa yang dilakukan Partai Demokrat. Ia berjanji akan memberikan pembinaan lanjutan bagi kelompok-kelompok yang ada. Dirinya juga langsung memberikan bantuan satu unit mol jagung yang diberikan kepada salah satu kelompok pertanian. Ia menyampaikan tips yang sangat bermanfaat.

Pemateri terakhir dalam kegiatan ini adalah Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Kupang, Winston Rondo. Dalam paparannya ia mengatakan Demokrat Kabupaten Kupang komit untuk melaksanakan salah satu amanat Ketua Umum Partai Demokrat AHY untuk Gerakan Nasional Bina UMKM. Hari ini dimulai dengan 20 pedagang sayur. Setiap satu atau dua bulan akan ditindaklanjuti lagi dengan 20 orang lagi.

“Kalau kita memberikannya sepanjang 2021, enam kali saja dilaksanakan berarti ada 120 UMKM yang dibina, walaupun dukungannya tidak seberapa, kami percaya bahwa dengan pendampingan pemerintah akan memberi dampak dan daya ungkit yang luar biasa bagi ekonomi kita,” ujar Winston.

Salah satu penerima bantuan, Olinda Da Silva, warga Kupang Timur, mengaku selama pandemi banyak sayurnya yang tidak laku, padahal hasil jual sayur ia gunakan untuk kebutuhan rumah tangga dan sekolah anak. Oleh karena itu, bantuan yang diterima sangat membantunya untuk tetap berjualan.

Acara tersebut dihadiri 50 peserta dengan menerapkan protokol covid. Hadir 8 Ketua PAC Partai Demokrat, 4 orang anggota DPRD, 20 orang pedagang sayur. (*/rnc)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed