oleh

Istri Jonas Salean jadi Saksi di Tipikor, Begini Pengakuannya

Iklan Covid Walikota Kupang

Kupang, RNC – Sidang kasus dugaan korupsi tanah kavling milik Pemerintah Kota Kupang yang menjerat mantan Kepala BPN Thomas More di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Kupang, Selasa (19/1-2021) menghadirkan saksi atas nama Resdyana Salean yang merupakan istri mantan Wali Kota Kupang, Jonas Salean.

Pantauan RakyatNTT.com, selain istri Jonas Salean, hadir juga istri mantan Sekretaris Daerah Kota Kupang Bernadus Benu, Marthase Benu Talan. Kedua saksi juga merupakan penerima tanah kavling.

Iklan Dimonium Air

Dalam persidangan, saat ditanya Jaksa Penuntut Umum Hendrik Tip, saksi Resdiana mengakui bahwa sertifikat tanah yang diterbitkan pada tahun 2017 telah dikembalikan pada 2020 setelah ada surat penarikan dari Pemerintah Kota Kupang. Namun ia mengaku walau mengembalikan sertifikat tetapi hubungan hukum belum terlepas dari dirinya.

BACA JUGA: Jadi Saksi Kasus Tanah, Herman Man Akui Tak Pernah Beri Saran ke Jonas

Ia juga mengakui tak hanya dirinya mendapat jatah tanah kavling, sejumlah keluarganya juga mendapat jatah dari Pemerintah Kota Kupang. Menurutnya, tanah yang dimilikinya berdasar pada Surat Penunjukan Tanah Kavling.

“Tadi ibu jelaskan ada anak mantu, ipar, besan yang juga menerima SK?” tanya JPU Hendrik Tip.

“Iya,” jawab Resdiana.

“Ketika ibu kembalikan SHM apakah itu kemudian terputus hubungan hukum dari tanah?” tanya jaksa.

“Kami baru lepaskan SHP-nya tapi belum lepas tanah. Kalau sudah dicatat baru putus hubungan,” jawab Resdiana.

“Saya baru serahkan sertifikatnya dan belum putus hukumnya,” kata Resdiana mengulangi.

“Kalau punya bapak? (Jonas Salean, Red)” tanya JPU lagi.

“Juga,” jawab Resdiana.

Sementara untuk keluarga lainnya, menurut Resdiana, belum memiliki sertifikat hak milik (SHM). “Besan belum punya sertifikat,” kata Saksi Resdiana. (rnc04)

  • 1K
    Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed