oleh

DPPM UI Menyalurkan APD ke Sejumlah Rumah Sakit

Sabun Herbal Cyrus

Depok, RNC – DPPM UI menyerahkan 1.000 APD ke beberapa rumah sakit seperti RSUD Depok, RS Sis Al Jufri, Palu, Sulawesi Tengah, dan RSUD Abepura, Jayapura Papua.

Dalam upaya untuk mengatasi penyebaran Covid-19 penting sekali untuk menjaga keselamatan tenaga kesehatan yang berada di garis depan. Laporan dari Gugus Penanganan Covid-19 tercatat setidaknya 721 hingga 2.488 yang telah terinfeksi dan 55 tenaga kesehatan gugur dikarenakan terpapar virus corona.

Kelangkaan APD menyebabkan tingginya risiko penularan virus dari pasien ke tenaga kesehatan. Para pekerja kesehatan harus memperlakukan seluruh pasien rumah sakit dengan kelengkapan APD yang sesuai standar protap Covid-19, hal ini disebabkan 70% dari orang yang terinfeksi virus tidak menunjukkan gejala-gejala, atau disebut dengan OTG (orang tanpa gejala).

BACA JUGA: Mahalnya Biaya Perawatan Covid-19, Ratusan Juta Per Orang

Laporan data Covid-19 di Papua menyebutkan bahwa terjadi peningkatan pasien dalam pengawasan, sehingga jumlah yang total positif Covid-19 adalah 862 orang. RSUD Abepura yang merupakan rumah sakit rujukan Covid-19, mendata bahwa saat ini telah terjadi transmisi lokal. Sejauh ini baru ada 25 tempat tidur yang lengkap dengan ventilator. Sementara itu di Sulawesi Tengah dilaporkan bahwa terjadi penambahan kasus ODP dan PDP sehingga total konfirmasi positif sejumlah 129 orang.

Begitu pula laporan dari RSUD Depok, saat tim DPPM UI menyerahkan bantuan, mereka mengatakan bahwa para tenaga kesehatan masih kekurangan APD khususnya masker N95. RSUD Depok menjelaskan bahwa mereka sempat menutup poliklinik umum karena para dokter dan 15 perawat dinyatakan positif Covid, namun kini para tenaga kesehatan sudah membaik keadaannya.

BACA JUGA: New Normal di SPBU: Isi BBM Jangan Keluar Mobil

Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi UI Prof. Dr. rer. nat. Abdul Haris mengatakan pandemi ini mengharuskan semua pihak untuk mengubah pola hidup mengikuti kenormalan baru. “Dalam rangka menjalani kenormalan baru ini, kita harus selalu melindungi keselamatan para tenaga kesehatan yang berada di garda depan. Sudah semestinya APD dilengkapi tidak saja untuk penanganan Covid-19, tetapi juga menghadapi pasien umum. Demi menekan kurva agar menjadi landai, kita harus mengantisipasi persebaran, khususnya dengan adanya OTG,” katanya. (*/rnc)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed