Kupang, RNC - Forum Masyarakat Peduli Waduk Tilong (Madu Tilong) menggelar rapat evaluasi bersama Badan Wilayah Sungai (BWS) Nusa Tenggara II, yang bertempat di Desa Oelnasi, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Sabtu (11/6/2026) lalu.
Kegiatan rapat evaluasi ini merupakan pertemuan perdana dengan melibatkan pengurus dan seluruh kelompok masyarakat (pokmas) dengan tiga agenda yaitu, konsolidasi Pengurus Forum dan Pokmas, Penyusunan Program Kerja Forum, dan Presentasi RKM Pokmas Tahun Anggaran 2022.
Ketua Forum Melkias Tanebeth, S.Pd dalam sambutan mengharapkan sentuhan dari Balai Wilayah Sungai BWS, sehingga dapat bekerja sama dengan baik. Dengan demikian waduk/bendungan Tilong dapat memberikan manfaat buat masyarakat, baik hari ini maupun keberlangsungan hidup masyarakat ke depan.
“Mewakili seluruh anggota Forum Madu Tilong mengharapkan sentuhan dari BWS Nusa Tenggara II kiranya dapat bekerja sama bersama pokmas untuk menjalankan program yang disepakati bersama,” kata Melkias.
Saat rapat tersebut, Ketua PPK Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II, Lasmi, S.P., M.Si membenarkan banyak keluhan dari kelompok masyarakat (Pokmas) dan mengharapkan hasil kegiatan tahun ini dapat memberikan manfaat kepada kelompok masyarakat.
“Untuk kelompok masyarakat apabila memiliki ide-ide yang bagus untuk menumbuhkan pemanfaatan waduk Tilong, dapat memberikan masukan permohonan berupa surat maupun proposal kegiatan untuk bisa di support oleh Balai Wilayah Sungai BWS Nusa Tenggara II, guna keberlangsungan waduk/bendungan Tilong. Sebab baik buruknya waduk/bendungan Tilong ada di tangan masyarakat,” kata Lasmi.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Dr. Laurensius Lehar, S.P., M.P selaku akademisi dan sebagai tenaga ahli dalam program comunity Pasticipatory (CP). Ia mengharapkan kegiatan pemberdayaan masyarakat ini bertujuan untuk melestarikan keberlanjutan waduk Tilong dan punya nilai ekonomi kepada masyarakat yang terlibat di dalam program, bisa juga membuka peluang agrowisata mini disekitar waduk dan wisata air.
“Saya berharap dengan dengan adanya kegiatan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dalam menjaga dan melestarikan waduk Tilong, harapannya kedepannya hasil dari kegiatan ini dapat memberikan nilai ekonomi kepada masyarakat guna mendukung kebutuhan hidup masyarakat,” tutupnya. (*/rnc)
Dapatkan update informasi setiap hari dari RakyatNTT.com dengan mendownload Apps https://rakyatntt.com












