oleh

Gedung Gereja Roboh, Jumat Agung Berlangsung di Tenda Darurat

Iklan Covid Walikota Kupang

Mamuju, RNC – Sejumlah Umat Kristiani di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, melaksanakan ibadah Jumat Agung di tenda-tenda darurat lantaran gedung gereja mereka roboh pada saat gempa 6,2 mangnitudo pada 15 Januari 2021 lalu.

Dilansir dari Okezone.com, proses ibadah berlangsung khidmat meski mereka harus berdiri di atas tanah tanpa alas dan tidak berdinding. Seperti yang berlangsung di Gereja Bethel Indonesia (GBI) dan Gereja Kristen Sulawesi Barat di Kelurahan Binanga, Kabupaten Mamuju.

Iklan Dimonium Air

Aksi teror yang dilaksanakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab yang baru-baru ini terjadi di Makassar dan di Mabes Polri, tidak mempengaruhui semangat umat kristiani melaksanakan Ibadah Jumat Agung. Terlihat dari semua kursi yang disiapkan pengrus gereja penuh.

BACA JUGA: Ada Benda Mencurigakan di Depan GPIB Effatha, Tim Gegana Sudah Merapat

Umat Kristiani, pun mengajak seluruh masyarakat Sulawesi Barat, untuk menjaga kerukunan beragama dan tidak terpengaruh dengan aksi-aksi teror yang dilakukan oleh orang orang tidak bertanggung jawab, di mana akhir-akhir ini terjadi di sejumlah lokasi hingga Gedung Mabes Polri.

Sementara itu, 113 orang personil kepolisian dari Polesta Mamuju, diterjunkan mengamankan sejumlah gereja yang melaksanakan proses ibadah Jumat Agung di Kabupaten Mamuju.

Ibadah Jumat Agung yang dilaksanakan Umat Kristiani di Indonesia merupakan rangkaian dari pelaksanaan perayaan Paskah. Bagi umat Kristen dan Katolik, Jumat Agung adalah hari penting dalam setahun karena merayakan apa diyakini sebagai akhir pekan paling penting sejak Yesus dibangkitkan.

Lambertus, pendeta di gereja Kristen Sulawesi Barat mengatakan, pelaksanaan Jumat Angung kali ini berlangsung berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena dilaksakan di tenda darurat. Meski begitu, ia menyatakan amun tidak mengurangi semangat para jemaat yang hadir.

“Semoga masyarakat Sulawesi Barat tetap menjaga kebersamaan, demi keutuhan negara Indonesia,” ujar Lambertus, Jumat (2/4/2021).

Dari 15 gereja di Kota Mamuju, ada 10 gereja yang melaksanakan ibadah Jumat Agung.

(*/okz/rnc)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed