oleh

Inisiator Muda Indonesia Rangkul Pemuda se-Indonesia Mengabdi di Pulau Seraya Besar

Kupang, RNC – Inisiator Muda Indonesia menyelenggarakan kegiatan Ekspedisi Nusa Nipa Batch 2 di Desa Seraya Marannu, Pulau Seraya Besar, Manggarai Barat, NTT. Kegiatan ini dilaksanakan pada 20-30 Oktober 2022 dengan puluhan delegasi relawan terpilih dari seluruh Indonesia.

Luthfi Ridzki Fakhrian sebagai salah satu delegasi mahasiswa dari Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Jakarta, mengatakan sedari awal sudah tertarik dengan niat dan komitmen dari Tim Inisiator Muda Indonesia yaitu keinginan merevitalisasi peran anak muda sebagai inisiator dan garda terdepan dalam menciptakan perubahan bagi negara Indonesia.

banner BI FAST

Oleh karena itu, program Ekspedisi Nusa Nipa Batch 2 ini dirasa sebagai wujud nyata dari hal itu, karena menjadi bentuk kontribusi untuk negeri dari pemuda untuk Indonesia. “Jika dahulu saja di bulan Oktober tahun 1928 para pemuda bisa membuat sumpah untuk menyatukan seluruh pemuda dari seluruh Indonesia, maka di bulan Oktober tahun 2022 ini Inisiator Muda Indonesia saya rasa berhasil merangkul seluruh pemuda untuk setidaknya bangun dari posisi rebahannya dan mencoba untuk membuat perubahan dengan terjun langsung dan belajar bersama masyarakat, seperti kata Bung Hatta karena “Indonesia Tidak Akan Besar Karena Obor di Jakarta, Tapi Akan Bercahaya karena Lilin di Desa,” kata Luthfi, Senin (31/10/2022).

Ketua Panitia Pelaksana kegiatan Ekspedisi Nusa Nipa Batch 2, Muhammad Firdaus Ramzi mengatakan tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di setiap lini mulai dari segi pendidikan, kesehatan, ekonomi hingga lingkungan. “Kami juga berharap kegiatan yang sudah terlaksana ini bisa berguna sebagai wadah yang tepat bagi pemuda untuk menyalurkan potensinya dengan menyelenggarakan berbagai program yang berbasis pada pengembangan diri dan pemberdayaan masyarakat,” katanya.

Baca Juga:  IKA UNHAS NTT Resmi Terbentuk, Ketum AAS Diminta Lantik

Para pemuda bisa mengadakan berbagai pelatihan dan kompetisi untuk mengembangkan ide dan kreatifitas serta menjalin kolaborasi dan kerja sama yang berkelanjutan dengan berbagai lapisan elemen masyarakat di Desa Seraya Marannu. Nantinya implementasi program yang sudah dilaksanakan dua kali bisa menjadi pembuka pintu masyarakat dalam meningkatkan potensi desa, sehingga program yang dibawakan bersifat berkelanjutan dan benar-benar berdampak dalam menyokong potensi dan kapasitas masyarakat setempat.

Inisiator Muda Indonesia sebelumnya juga telah melakukan assesment dan observasi lapangan pada Desa Seraya Marannu. Rendahnya fasilitas sarana dan prasarana membuat penduduk di daerah tersebut tergolong keluarga pra-sejahtera, dalam hal populasi juga memperlihatkan setidaknya 96% penduduk desa berprofesi sebagai nelayan dan hanya 4% yang berprofesi PNS/profesional.

Karena kondisi geografis membuat Desa Seraya Marannu masih belum terjangkau listrik dari PLN. Walaupun ada keterbatasan, tetapi Desa Seraya Marannu sebetulnya memiliki potensi alam yang luar biasa sehingga sangat mampu jika ingin dikembangkan menjadi desa wisata.

Hal inilah yang akhirnya membuat Tim Inisiator Muda Indonesia dan seluruh delegasi yang dipimpin oleh Koordinator Umum yaitu Rahmi Indriyani mencoba hadir untuk berperan terhadap masyarakat dengan menghadirkan misi sosial dalam beberapa divisi yang ada yaitu divisi pendidikan, divisi kesehatan, divisi lingkungan, dan divisi ekonomi. Misi sosial itu termanifestasikan dalam beberapa program kerja yang telah dibagi kedalam divisi-divisi yang ada.

Divisi Pendidikan dipimpin oleh Koodinator Divisi M. Misbahul Munir, M.Pd yang juga merupakan dosen tetap di Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara. Divisi Pendidikan sendiri sudah merangkum beberapa permasalahan di desa mengenai pendidikan, dalam hal pelaksanaan pembelajaran M. Misbahul Munir, M.Pd menginisasi dan melaksanakan program untuk Guru SD di Desa Seraya Marannu dengan menggelar Workshop Pendampingan Variasi Metode Pembelajaran Berbasis 4C Bagi Guru SD, selain itu divisi pendidikan juga melaksanakan program lainnya untuk anak-anak SD disana dengan melaksankan Permainan Game Edukatif, Program Mengaji di TPQ, Bump Perkalian, Cap Tangan Cita-cita, Sex Education dan Kelas Impian.

Baca Juga:  IKA UNHAS NTT Resmi Terbentuk, Ketum AAS Diminta Lantik

Selanjutnya Divisi Lingkungan yang dipimpin oleh Koordinator Divisi Danil Eka Fahrudin yang ingin menghadirkan lingkungan yang baik dan bersih melaksanakan beberapa program diantaranya adalah Pembuatan Plang, Clean Up, Edukasi Sampah, Penanaman tumbuhan menggunakan barang bekas, dan Sosilaisasi penanganan limbah rumah tangga.

Sedangkan Divisi Kesehatan yang dipimpin oleh Koodinator Divisi Yulia Wulandari dengan minimnya pengetahuan masyarakat tentang kesehatan dan sulitnya akses kesehatan di Pulau Seraya Besar akhirnya melaksanakan program-program diantaranya adalah Sosialisasi kesehatan gizi seimbang, Medical Check Up, PHBS, Sosialiasi Kesehatan Gigi dan Mulut ke anak-anak SD, Home Visit stunting, Senam Sehat, Makan bubur kacang bersama, dan Surat Cinta Untuk NTT.

Kemudian Divisi Ekonomi yang dipimpin oleh Koodinator Divisi Cici Wahyuni mengatakan untuk mendukung usaha ekonomi dan kreatif di Desa Seraya Marannu yang berada di NTT, maka tim Ekonomi dari pengabdian ini menjalankan program yaitu Melakukan Mapping dan Kunjungan ke Penggiat UMKM dengan salah satu hasilnya adalah Pembuatan Produk Abon dan Kopi khas Seraya Marannu, dan Membantu usaha pemasaran produk dengan berkoordinasi kepada Sentral Oleh-oleh, Dinas Ekonomi Kreatif dan Pariwisata, dan Dinas Koperasi dan UMKM, selain itu untuk memberikan edukasi mengenai ekonomi divisi ekonomi juga melaksanakan Pelatihan Administrasi Keuangan, PIRT, Sosialisasi mengenai HAKI, dan Sosialisasi Kitabisa.

Setelah melaksanakan kegiatan pengabdian para volunteer Inisiator Muda Indonesia Ekspedisi Nusa Nipa Batch 2 juga dapat menikmati dan mengeksplore wisata yang ada di Labuan Bajo serta mendapatkan penganugrahan Sertifikat Penghargaan yang di berikan oleh Kepala Desa Seraya Marannu atas kesediaannya untuk turun langsung mengabdi ke Desa Seraya Marannu.

“Semoga Ekspedisi Nusa Nipa Batch 2 ini mampu memaksimalkan potensi yang ada di desa supaya kemajuan di desa bisa terus bertumbuh,” ujar Rahmi Indriyani selaku Koordinator Umum Ekspedisi Bahari Indonesia, Senin (31/10/2022). (*/rnc)

Baca Juga:  IKA UNHAS NTT Resmi Terbentuk, Ketum AAS Diminta Lantik

Dapatkan update informasi setiap hari dari RakyatNTT.com dengan mendownload Apps https://rakyatntt.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *