oleh

Jumlah Pengacara Masih Kurang, DPD KAI NTT Bentuk Advokat Muda

Kupang, RNC – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kongres Advokat Indonesia (KAI) Provinsi NTT menggelar Ujian Calon Advokad (UCA) XIII Tahun 2020. Kegiatan ini berlangsung di Swiss-Bellin Kristal Hotel, Sabtu (7/11/2020) pagi.

Kegiatan yang mengangkat tema “Menyatukan Tekad, meneguhkan komitmen untuk mewujudkan advokat KAI sebagau Officium Nobile” ini dihadiri Ketua DPD KAI NTT, Fredrik Djaha SH, Sekretaris Luis Balun, SH beserta para advokat yang tergabung dalam KAI.

Kepada RakatNTT.com, Ketua Panitia, Obed Djami SH, MH menyampaikan bahwa pelatihan ini diikuti 61 peserta. Para peserta merupakan utusan dari 8 daerah di Provinsi NTT. Rinciannya 41 orang dari Kota Kupang, 4 orang dari Lembata dan Flores Timur, 4 orang dari Alor, 4 orang dari Sikka, 2 orang Timor Tengah Utara, 1 orang dari Malaka, 4 orang dari Ende dan 1 orang dari Sumba Timur.

Ketua DPD KAI NTT, Fredik Djaha, SH menyampaikan tujuan digelar ujian bagi para calon pengacara ini adalah untuk menjawab kebutuhan masyarakat pencari keadilan untuk mendapatkan pengacara di daerah. Pasalnya, saat ini jumlah pengacara di daerah masih sangat sedikit.

Selain itu, ujian ini adalah bentuk pemberdayaan putra-putri NTT agar menjadi seorang advokat yang andal, berintelektual serta beretika dan mampu menegakkan hukum bagi setiap orang yang membutuhkan keadilan.

“Sehingga jangan hanya berorientasi seperti pemikiran orang tua dulu untuk menjadi ASN atau pengabdi,” jelasnya.

Pengacara senior ini berpesan kepada 61 peserta jika lolos dalam ujian awal ini, akan mengikuti pendidikan advokat. Hal paling utama dalam mengemban profesi sebagai seorang advokat yakni harus berpikir bagaimana mengimplementasikan ilmu hukum yang ada dengan benar.

“Jadikan ilmu hukum itu ilmu yang berguna dan bermanfaat bagi masyarakat pencari keadilan, maupun bermanfaat bagi diri sendiri,” kata Fredik.

(rnc04)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed