oleh

Kejati NTT Siap Tindaklanjuti Kasus Pidana Anggota DPRD NTT

Kupang, RNC – Penyidik pada Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur menegaskan tak akan diam soal kasus dugaan korupsi aset Pemerintah Kota Kupang yang menyeret nama anggota DPRD NTT yang juga mantan Wali Kota Kupang, Jonas Salean.

Hal ini disampaikan Kepala Kejaksaan Tinggi Kejati NTT, Hutama Wisnu melalui Kasipenkum Kejati, Abdul Hakim, Rabu (30/11/2022).

banner BI FAST

Dikonfirmasi RakyatNTT.com, Abdul Hakim mengatakan, ada dua kasus yang diduga melibatkan Jonas Salean. Kedua kasus tersebut, yakni dugaan korupsi aset Pemkot berupa sebidang tanah di Kelurahan Fatululi, Kecamatan Oebobo, tepatnya di depan Hotel Pelangi.

Selanjutnya, ada kasus yang telah diputuskan Mahkamah Agung RI, yang terkait dengan aset pemkot berupa tanah di Kelurahan Kelapa Lima, tepatnya di depan Hotel Sasando. Kasus ini juga menyeret mantan Kepala BPN Kota Kupang, Thomas More yang sudah divonis penjara. Sementara dalam kasus ini, Jonas divonis bebas. Namun jaksa di Kejati NTT telah melengkapi beberapa bukti bersama analisa hukum agar putusan MA atas Jonas Salean bisa ditinjau kembali oleh hakim MA.

Terkait dengan kasus korupsi tanah Fatululi, Abdul menegaskan, Kejati NTT tidak diam. Saat ini penyidik Kejati yang mengurus skandal pidana Jonas Salean masih menunggu hasil sidang perdata yang sedang berlangsung dalam tahapan pembuktian.

“Masih menunggu hasil perdatanya, karena ada gugatan perdata. Kan sudah mulai persidangannya, sehingga kita hentikan dulu. Selesai itu baru kita pelajari putusannya,” ungkapnya.

Abdul mengatakan, kedua kasus ini dipastikan akan terus berlanjut. Pasalnya, kasus tanah Fatululi dan Kelapa lima sudah diketahui besaran kerugian negara. “Semuanya tetap dilanjutkan perkarannya. Nggak ada yang didiamkan. Kalau memang sudah cukup bukti yah harus dikatakan sudah cukup bukti. Kalau memang masih menunggu analisa ahli, maka bisa saja,” jelasnya. (rnc04)

Dapatkan update informasi setiap hari dari RakyatNTT.com dengan mendownload Apps https://rakyatntt.com

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *