oleh

Pemkot Apresiasi Keterlibatan Keluarga Jawa dalam Pembangunan di Kota Kupang

Kupang, RNC – Pemerintah Kota Kupang menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kontribusi nyata Kontak Kerukunan Sosial (K2S) Keluarga Jawa dalam berbagai sektor pembangunan di Kota Kupang.
Hal ini disampaikan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Kupang, Ignasius R. Lega, SH, saat membuka Musyawarah Besar K2S Keluarga Jawa Kota Kupang di Aula Kampus Muhammadiyah Kupang, Sabtu (16/9) lalu.

Hadir dalam acara tersebut Dandim 1604 Kupang, Letkol Inf. Wiwid Jalu Wibowo, Rektor Universitas Muhammadiyah, Prof. Zainur Wula, Ketua Umum K2S NTT, Poedji Watono, Ketua Umum K2S Kota Kupang, dr. Muhammad Ihsan, Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), H. Darwis, Ketua Pengurus Daerah Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI), Theo Widodo, para sesepuh K2S, para ketua paguyuban daerah asal Jawa serta seluruh keluarga besar K2S Kota Kupang peserta Mubes II.

banner BI FAST

Dalam sambutannya Asisten II menyampaikan K2S Kota Kupang yang menaungi kurang lebih 36 paguyuban daerah asal Jawa sudah memberikan kontribusi nyata dalam upaya pembangunan di Kota Kupang. Kontribusi dimaksud tidak hanya berupa ide dan gagasan, tetapi K2S juga telah menyumbang putera-puteri terbaiknya untuk terlibat langsung bersama Pemkot Kupang dalam program-program pembangunan prorakyat di berbagai sektor, baik di birokrasi, politik, pers/media massa, maupun sektor lainnya.

“Atas nama pemerintah dan seluruh warga Kota Kupang pada kesempatan yang bermartabat ini sekali lagi saya ucapkan limpah terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kerukunan Keluarga Jawa di Kota Kupang. Besar harapan kami kerja sama dan hubungan kemitraan yang sudah terjalin baik ini bisa terus dipertahankan di masa-masa mendatang,” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan, pelaksanaan Mubes II ini tidak saja sekedar menjadi ajang Silahturahmi, tapi juga menjadi momentum untuk menghimpun ide dan gagasan para anggota, yang dirumuskan dalam agenda kegiatan demi kemajuan organisasi. Dia yakin musyawarah ini nantinya akan melahirkan pernyataan sikap dan dukungan untuk pembangunan daerah khususnya di Kota Kupang.

Baca Juga:  Kepala BI Minta Pemkot Kupang Realisasi APBD sejak Awal Tahun

Karena itu dia mengajak seluruh badan pengurus beserta keluarga besar K2S yang ada di Kota Kupang untuk mendukung pemerintah serta bekerja bersama-sama menggalang potensi seluruh komponen di daerah ini agar saling bersinergi dalam memberdayakan peran serta masyarakat, dalam upaya meningkatkan kesejahteraan bersama.

Apresiasi juga disampaikan oleh Ketua K2S Provinsi NTT, Poedji Watono. Menurutnya sebagai wadah perhimpunan warga asal Jawa, kehadiran K2S Kota Kupang sudah dirasakan manfaatnya oleh hampir semua masyarakat Kota Kupang. Tujuan mereka adalah untuk mempererat Silahturahmi serta saling membantu bukan hanya antara sesama warga asal Jawa tetapi juga warga dari etnis lainnya.

Salah satu bukti nyata yang paling terlihat menurutnya adalah bantuan mobil jenazah dan ambulans gratis dari K2S untuk siapa saja yang membutuhkan. Selain urusan sosial K2S juga menurutnya terus berupaya mengembangkan seni budaya sebagai bentuk dukungan untuk menyukseskan pembangunan Kota Kupang.

Ketua K2S Kota Kupang, dr. Muhammad Ikhsan, menambahkan K2S didirikan pada 8 Februari 1997 silam, kemudian melalui peremajaan pada 25 Oktober 2015. Motivasi awal pembentukan organisasi ini menurutnya adalah sebagai wujud kepedulian warga asal Jawa di Kota Kupang terhadap sesama saudara yang mengalami musibah dan membutuhkan uluran tangan serta untuk melestarikan adat budaya gotong royong meski jauh dari kampung halaman, dengan rasa kebersamaan tanpa memandang status sosial, agama dan asal daerah dengan mengusung moto; “guyub rukun agawe santoso”.

Dari hasil pendataan saat ini ada 1834 kepala keluarga asal Jawa yang sudah tercatat dari perkiraan sekitar 4 ribu kepala keluarga asal Jawa yang ada di Kota Kupang, dengan kurang lebih 36 paguyuban daerah asal Jawa belum termasuk beberapa paguyuban yang belum terbentuk. Mubes II yang mereka selenggarakan kali ini bertujuan untuk mengubah beberapa poin dalam Anggaran Dasar Rumah Tinggi (ADRT) organisasi, serta memilih pengurus masa bakti 2023-2028 dan merumuskan program kerja 5 tahun ke depan.

Baca Juga:  Kepala BI Minta Pemkot Kupang Realisasi APBD sejak Awal Tahun

Pembukaan Mubes II K2 Keluarga Jawa Kota Kupang ditandai dengan pemukulan gong oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Kupang, didampingi Dandim 1604 Kupang, Ketua K2S Provinsi NTT, Ketua K2S Kota Kupang serta para sesepuh K2S. (*/pkp/rnc)

Editor: Semy Rudyard H. Balukh

Dapatkan update informasi setiap hari dari RakyatNTT.com dengan mendownload Apps https://rakyatntt.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *