oleh

Perekonomian NTT Kembali Bergairah di Triwulan II-2020

Sabun Herbal Cyrus

Kupang, RNC – Perekonomian Nusa Tenggara Timur (NTT) pada triwulan I tahun 2020 sempat mengalami kontraksi (penurunan pertumbuhan ekonomi) sebesar 7,62 persen dibandingkan dengan triwulan IV-2019 (q-to-q). Kontraksi ekonomi yang terjadi di semua daerah merupakan imbas dari pandemi Covid-19 yang tak hanya menekan perekonomian nasional, tapi juga global.

Setelah diberlakukannya New Normal mulai 15 Juni lalu, perekonomian NTT kembali bergairah meski tidak signifikan. Terbukti, pada triwulan II-2020, ekonomi di Bumi Flobamorata mengalami pertumbuhan sebesar 0,92 persen, bila dibandingkan dengan triwulan sebelumnya (triwulan I-2020).

Menurut Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTT, Darwis Sitorus, dari sisi lapangan usaha, pertumbuhan ekonomi tertinggi terjadi pada lapangan usaha pertanian, kehutanan dan perikanan sebesar 11,86 persen. Sedangkan dari sisi pengeluaran, kontraksi terendah terjadi pada komponen pengeluaran konsumsi rumahtangga (PK-RT) sebesar 4,90 persen.

Bila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2019 (y-on-y), jelas Darwis, perekonomian NTT pada triwulan II-2020 mengalami kontraksi sebesar 1,96 persen. Dari sisi lapangan usaha, pertumbuhan ekonomi tertinggi dicapai oleh lapangan usaha informasi dan komunikasi sebesar 15,36 persen. Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan dengan kontraksi terendah yaitu pada komponen pengeluaran konsumsi rumah tangga (PK-RT) sebesar 4,40 persen. “Perekonomian NTT berdasarkan besaran Produk Domestik Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku triwulan II-20 mencapai 26,04 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai 16,92 triliun,” sebut Darwis, Rabu (5/8/2020).

Pertumbuhan ekonomi NTT di era New Normal juga terlihat dari Tingkat Penghunian Kamar (TPK) Hotel Bintang. Pada bulan Juni 2020, TPK hotel berbintang di NTT sebesar 19,69 persen, naik 8,12 poin dibandingkan dengan TPK di bulan Mei (11,57 persen). Jumlah tamu menginap pada hotel bintang selama bulan Juni 2020 berjumlah 6.152 orang dengan rincian 6.067 orang tamu nusantara dan 85 orang tamu mancanegara.

Rata-rata lama tamu menginap di hotel berbintang pada bulan Juni 2020 selama 1,54 hari. Rata-rata lama tamu nusantara menginap selama 1,52 hari dan rata-rata lama tamu mancanegara menginap selama 2,35 hari. (rnc09)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed