oleh

PSKK vs Perserond: Perang Saudara yang Terbayang Memori Sumba Barat dan Belu

Lewoleba, RNC – Babak perempat final Kualifikasi Liga 3/ETMC XXXI/Porprov NTT 2022 mempertemukan PSKK Kota Kupang vs Perserond Rote Ndao. Kedua tim akan berlaga di Stadion Gelora 99, Kamis (22/9/2022), pukul 14.30 Wita.

PSKK Kota Kupang memang sudah 2 kali memenangkan trofi ETMC dibanding Perserond yang hanya mentok di semifinal. Namun, ingat, sejarah pernah mencatat dua kali Perserond pernah memaksa tim ibukota angkat koper.

banner BI FAST

Pertemuan di Lembata kali ini, menjadi ulangan sejarah kedua tim. Apakah PSKK melanjutkan tren positif ataukah Perserond kembali mengulang sejarah ETMC Sumba Barat dan Belu ketika menjadi batu sandungan bagi PSKK. Menarik ditunggu.

“Selama perhelatan ETMC, Perserond Rote Ndao secara tim, ketika di Sumba Barat tahun 2004, kemudian di Belu dan beberapa kali pertemuan melawan PSKK Kota Kupang itu rata-rata dimenangkan oleh Perserond Rote Ndao,” ungkap Pelatih Perserond Rote Ndao, Zeth Adoe kepada RakyatNTT.com.

Perserond rote ndao
Tim Perserond Rote Ndao sebelum laga melawan Bintang Timur Atambua. Laga ini dimenangkan Perserond 2-0. (Foto: Dok. Perserond)

Dikatakan Zeth, menjelang pertandingan babak perempat final ini, kedua tim tentunya telah mempersiapkan diri secara baik untuk lolos ke babak semifinal. PSKK Kota Kupang, kata Zeth, memiliki materi pemain yang sangat baik dan akan berjuang untuk memenangkan pertandingan. Begitu pula sebaliknya, tim Perserond pun memiliki materi pemain yang komplit dengan tekad yang sama. Untuk mengalahkan PSKK Kota Kupang, ia akan mempersiapkan strategi khusus pada laga perempat final ini.

“Saya sudah mempersiapkan strategi khusus untuk menghadapi PSKK Kota Kupang. Kami, tim Perserond akan berjuang habis-habisan untuk memenangkan pertandingan penting ini,” kata Zeth.

Menurutnya, tim Perserond Rote Ndao dengan materi yang ada sudah siap secara fisik, maupun teknik. Ia sudah membenahi kekurangan-kekurangan yang ada selama babak penyisihan sampai dengan 16 besar, sehingga pada saat melawan PSKK Kota Kupang anak asuhannya akan lebih optimal dan fokus.

“Kami akan berupaya meloloskan tim Perserond ke babak final dan kami berharap adanya dukungan, doa dari masyarakat Rote Ndao untuk tim Perserond Rote Ndao. Karena pada tahun mendatang Kabupaten Rote Ndao akan menjadi tim tuan rumah. Tentunya, dengan kita bisa lolos saja di empat besar ini, sebagai jaminan untuk tim Perserond Rote Ndao agar bisa lebih bagus lagi di dalam mempersiapkan tim ini ke depan,” kata Zeth.

Ia juga berharap agar wasit yang memimpin jalannya pertandingan di ETMC XXXI bertindak adil. “Wasit yang memimpin jalannya pertandingan juga terus melakukan pembenahan-pembenahan, sehingga benar dalam mengambil keputusan, fair play, adil dalam memimpin agar keputusan yang diambil itu sesuai dengan harapan dan tak ada kekecewaan. kalau kita dikalahkan akibat dari keputusan-keputusan wasit yang sangat merugikan tim, tentunya kekecewaan ini juga akan kita hadapi,” imbuhnya.

Terpisah, Manajer PSKK Kota Kupang, Celly Nganggus mengatakan mitos PSKK Kota Kupang tak pernah menang melawan Perserond akan terpecahkan pada babak perempat final ETMC XXXI Lembata. “Besok pasti Perserond kalah. Dan, PSKK punya strategi yang cukup untuk mengalahkan Perserond,” katanya.

Ia menambahkan, PSKK Kota Kupang yang datang mengikuti ETMC XXXI agak berbeda karena semua official maupun asistennya adalah mantan pemain PSKK Kota Kupang. “Yang main dari Perserond itu rata-rata anak PSKK Kota Kupang juga, termasuk pelatihnya juga mantan pemain PSKK Kota Kupang. Dan untuk kali ini PSKK agak beda karena semua official maupun asistennya itu mantan pemain PSKK Kota Kupang jadi mitos itu saya yakin terpecahkan,” imbuhnya.

Sebelumnya, PSKK dan Perserond terseok-seok di babak penyisihan. PSKK hanya menjadi peringkat ketiga di Grup E. Begitupula Perserond yang menjadi peringkat ketiga di Grup B. Keduanya juga sama-sama lolos ke babak 16 besar sebagai tim peringkat ketiga terbaik.

Kedua tim membuktikan kekuatannya ketika menghajar lawan-lawannya di babak 16 besar. PSKK mengirim pulang sang juara Grup C, Perss SoE dengan skor 3-1. Begitu pula Perserond yang memaksa sang juara Grup D, Persewa Waingapu angkat kaki dari Lembata dengan skor 1-0.

Kedua tim sukses memutarbalikkan prediksi banyak pihak dengan lolos ke perempat final, walaupun hanya menjadi tim pelengkap di babak 16 besar. Laga perempat final akan membuktikan siapa yang layak masuk arena semifinal menantang sang tuan rumah Persebata Lembata yang baru saja mengalahkan tim tangguh Persami Maumere. (rnc27)

Dapatkan update informasi setiap hari dari RakyatNTT.com dengan mendownload Apps https://rakyatntt.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *