Kupang, RNC - Pemerintah Kota Kupang berkomitmen mengucurkan anggaran senilai puluhan miliar rupiah dikhususkan bagi penanganan wabah covid-19 tahun 2021.
Asisten III Sekda Kota Kupang, Yanuar Dally kepada RakyatNTT.com di Kantor Wali Kota Kupang, Rabu (10/3/2026) mengatakan dirinya bersama tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) dan para pimpinan OPD masih terus melakukan penghitungan anggaran sesuai dengan usulan kebutuhan yang harus dimasukkan dalam refokusing.
Ia mengatakan, proses untuk melakukan refokusing anggaran di tahun 2021 ini harus dilakukan secara teliti. Untuk menjawab semua kebutuhan yang diusulkan Pemkot tetap berkonsultasi dengan Pemerintah Provinsi NTT serta berkoordinasi dengan Inspektorat, sehingga tidak ada ketimpangan dalam pengelolaan anggaran.
“Kita hati-hati musti konsultasi dengan Pemerintah Provinsi, dengan Inspektorat musti adakan review. Kita harus hati-hati tidak ada maksud lain yah,” ungkapnya.
BACA JUGA: Data Covid-19 NTT 9 Maret: 90 Positif, 91 Sembuh, 2 Meninggal Dunia
Yanuar juga menambahkan, anggaran yang ditargetkan dari refokusing adalah Rp 80 miliar. Kebutuhan paling besar ada pada Dinas Kesehatan, Rumah Sakit Umum Daerah SK Lerik, satgas tingkat kota, kecamatan dan kelurahan.
Anggaran ini diprioritaskan untuk mendukung jalannya penanganan wabah covid-19 secara sektoral maupun lingkungan masyarakat.
“Itu mereka yah tiap hari berurusan, penanganan di rumah sakit, yang isolasi mandiri, dan juga yang meninggal. Nah, itu harus, kecamatan dan kelurahan itu juga, karena mereka yang terus turun ke lapangan,” lanjutnya.
Mantan Kadis Pariwisata ini menyampaikan, setelah dilakukan pemantapan nantinya akan dilaporkan kepada Wali Kota Kupang untuk disetujui. Selanjutnya akan ditindaklanjuti demi kepentingan percepatan penanganan wabah covid-19 di Kota Kupang.
“Anggarannya berkisar Rp80 miliar, tentu kita nanti akan lapor ke Pak Wali dulu,” pungkasnya.
(rnc04)
















