Banjir di Kabupaten Kupang, Bupati Siapkan Rujab untuk Tampung Pengungsi

Headline, Kabupaten Kupangdibaca 296 kali

Oelamasi, RNC - Pemerintah Kabupaten Kupang bergerak cepat menangani masalah banjir di wilayah tersebut. Sejumlah warga yang harus mengungsi ditampung di beberapa tempat, antara lain Gereja Imanuel Oesao, Gereja Elim Naibonat dan SD Negeri Naibonat.

Selanjutnya, untuk mengantisipasi jebolnya bendungan Oesao yang terletak di Desa Pukdale, Bupati Kupang, Korinus Masneno menyiapkan rumah jabatan yang berlokasi di Civic Center Oelamasi menjadi tempat pengungsian.

“Memang hal ini, perlu kita persiapkan karena bila hujan terus menerus maka bendungan tersebut pasti jebol. Sesuai hasil pantauan saya di lokasi bendungan tadi tanggulnya menyisihkan 1,5 meter. Dan jika terjadi hujan lebat maka dipastikan jebol,” ungkap Bupati Kupang, seperti dilansir dari Kupang Berita.com, Minggu (05/02/2026).

Terpisah, Kepala BPBD Kabupaten Kupang, Semy Tinenti mengungkapkan data sementara korban banjir dari luapan kali Oesao sebanyak 71 kepala keluarga atau 335 jiwa. Sementara untuk Kelurahan Naibonat akibat luapan bendungan Oesao sebanyak 94 KK atau 359 jiwa.

Hingga saat ini kegiatan tanggap darurat masih terius dilakukan, baik itu berupa suplai bahan makanan dan pembersihan palung sungai.
Ia menambahkan, kondisi saat ini debit air mulai menurun. Namun, dikhawatirkan terjadi hujan dengan intensitas tinggi, maka bendungan Oesao jebol.

Sesuai hasil pantauan telah terjadi patahan pada bendungan tersebut sepanjang 43 meter dan di samping bendungan terjadi pengikisan tanah akibat banjir. “Hasil koordinasi bersama BPBD Provinsi NTT dan Balai Wilayah Sungai II memang terjadi kerusakan pada pintu bendungan yang sudah cukup lama terjadi.

Pihak Balai Wilayah Sungai juga sudah siap melakukan upaya tanggap darurat. Namun, hingga saat ini masih terjadi banjir sehingga belum bisa dilakukan. “Kita berharap jika cuaca mendukung maka pihak Balai Sungai II siap membenahi bendungan tersebut,” katanya.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Kupang, Deasy Ballo Foeh, mengatakan pihaknya melalui dapur umum Elim Naibonat tetap menyiapkan bahan makanan bagi korban banjir dan relawan hingga larut malam. “Saat ini pendampingan bahan makanan ke titik bencana oleh relawan sudah dilakukan. Ini bentuk kehadiran dan solidaritas kami untuk membatu saudara-saudara kami yang tertimpa bencana banjir,” ungkap Srikandi PDIP Kabupaten Kupang itu. (*/rnc)

Dapatkan update informasi setiap hari dari RakyatNTT.com dengan mendownload Apps https://rakyatntt.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *