oleh

Bercelana Pendek dan Sandal Jepit, Bupati Alor Kunjungi Warganya yang Kekeringan

Iklan Demokrat

Kalabahi, RNC – Bupati Alor, Drs. Amon Djobo, Kamis (23/01/2020) mengunjungi masyarakat Pulau Pantar, tepatnya di Desa Tereweng, Kecamatan Pantar Timur. Menariknya, Bupati Amon hanya mengenakan celana pendek, kaos oblong dan sandal jepit.

Masyarakat di desa ini mengeluh karena curah hujan yang sangat minim. Ini mengakibatkan terjadinya kekeringan. Warga pun mengirim SMS kepada Bupati Amon untuk menyampaikan keluhannya. “Bapak Bupati, kami di sini belum juga turun hujan. Pernah satu atau dua kali saja. Dan kalau kami lihat ke utara, Pulau Pantar, Pura dan Pulau Besar (Pulau Alor) ada awan gelap dan hujan, sedangkan kami tidak dapat. Kalau di Kupang hujan, maka di sini juga hujan,” kata Kepala Desa Tereweng, Jamaludin Lema didampingi para tokoh masyarakat setempat.

Iklan Dimonium Air

Bupati Djobo saat itu didampingi Kepala Dinas Pertanian, Yustus Dopong Abora, SP dan Penyuluh Pertanian Pantar Timur, Kasman Djou dan Salim Molbang. Bupati dua periode ini meminta masyarakat agar bersabar dan tetap berkebun untuk merawat tanaman yang sedang bertumbuh. Bila laut bersahabat bisa melaut.

Menurut Amon, cepat atau lambat intensitas curah hujan akan meningkat. Pasalnya, berdasarkan data Badan Metereologi dan Geofisika Kupang bahwa Kabupaten Alor dan beberapa kabupaten lain di NTT mengalami hujan pada Desember 2019. Untuk itu, tanaman umur pendek untuk usia tiga bulan seperti kacang-kacangan masih bisa ditanam.

Mantan Kepala Badan Lingkungan Hidup Daerah Kabupaten Alor ini mengatakan pemerintah baik pusat maupun daerah terus berupaya membantu masyarakan keluar dari kemelut kehidupannya.
Hal ini terbukti pada 2019 lalu Kementerian PDT membantu alat penyedot air laut untuk kebutuhan cuci dan kakus.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Alor dalam mewujudkan Alor Kenyang, Alor Sehat dan Alor Pintar, selain bantuan insidentil, juga sedang merencanakan adanya bantuan sumur bor seperti yang dilakukan di Pulau Pura yang berhasil mendapat air tawar.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Amon juga membagikan bantuan bibit jagung dan kacang hijau masing-masing sebanyak enam (6) karung jagung ukuran 25 kilogram dan 30 kg kacang hijau. (aby/rnc)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar

News Feed