oleh

Daftar Bacawagub di PAN, Jane Natalia: NTT itu Rumah Kedua Saya

 

Kupang, RNC – Ketua Dewan Pembina DPW Partai Solidaritas (PSI) NTT, Jane Natalia Suryanto resmi mendaftar sebagai bakal calon gubernur (Bacawagub) NTT di Partai Amanat Nasional (PAN) pada Sabtu, (4/5/2024). Keseriusan Jane untuk ikut dalam kontestasi Pilkada NTT ditandai dengan penyerahan berkas pendaftaran kepada Tim Pilkada DPW PAN NTT.

Dalam sambutan, Jane menyebut politik yang tertinggi dan mulia adalah politik pelayanan. Sebab apapun yang dilakukan pasti akan mempengaruhi kehidupan orang banyak. Atas dasar inilah dia kemudian bertekad ikut kontestasi Pilkada NTT.

“Terima kasih untuk PAN yang telah menyambut dan memberikan ruang bagi saya untuk berproses,” ujarnya.

Dalam konferensi pers, Jane menyebut PSI tentu berusaha membangun komunikasi dengan partai lain. Dan yang jadi prioritas adalah partai yang ada dalam koalisi Indonesia Maju pendukung Prabowo-Gibran.

“PSI dan PAN itu satu koalisi. Kami punya enam kursi di provinsi, PAN ada empat kursi. Totalnya 10 kursi sehingga perlu ada komunikasi dengan partai lain karena untuk mengusung satu paket itu perlu 13 kursi,” terang Jane.

Dia yakin koalisi PSI dengan partai yang ada dalam koalisi Indonesia Maju bisa berlanjut. Kendati demikian, PSI juga membuka diri untuk membangun komunikasi dengan partai yang bukan dalam Indonesia Maju.

“Saya sudah daftar di PSI karena itu rumah saya. Kemudian di PAN dan PKB. Paling banyak lima parpol akan saya datangi,” sebutnya.

Menanggapi isu yang menyatakan dirinya bukanlah orang asli NTT, Jane menegaskan dirinya tidak datang dari luar. Sebab keberadaannya di NTT sudah sejak tahun 2015.

“Saya sudah di NTT dari tahun 2015 sebenarnya. Tahun 2012 saya baru pulang dari Amerika, 2013 pelayanan di Papua, 2015 pelayanan di NTT. Jadi saya bukan orang baru. Saat Covid saya di sini, seroja pun saya di sini. Biasanya apa yang tangan kanan lakukan, tangan kiri tidak tahu,” jelasnya.

Baca Juga:  Elektabilitas Anita Gah dan Andre Garu Teratas Survei Cawagub NTT versi Indikator Politik

Jane mengaku baru menunjukkkan sedikit kerja-kerja pelayanannya di NTT saat menjadi calon legislatif.

“Jadi saya bukan orang baru untuk NTT. Saya sudah melayani NTT dari sembilan tahun yang lalu. Masyarakat NTT itu bagi saya seperti rumah. Ini rumah kedua saya,” ungkapnya.

Soal mendaftar sebagai cawagub, Jane mengatakan PSI menghormati partai lain dengan perolehan kursi yang lebih banyak.

“Ada partai-partai besar yang punya sembilan kursi, ada yang tujuh kursi. Jadi kita menghormati mereka. Saat ini tempat kita pas di nomor dua,” katanya.

Langkah berani Jane untuk ikut dalam kontestasi Pilkada diapresiasi oleh PAN, sebab tidak banyak wanita yang berani bertarung.

“Kami bangga dengan kedatangan sosok muda yang energik, wanita perkasa yang  belakangan ini cukup popular. Kalau hari ini sosok perempuan dari PSI mengambil keputusan untuk maju sebagai cawagub, ini tentu luar biasa,” ujar Ketua Tim Pilkada DPW PAN NTT, Marthen Lenggu.

Di NTT, lanjut Marthen, ada tiga hal yang menjadi fokus perjuangan PAN yaitu kemiskinan, pendidikan dan kesehatan. Untuk itu, PAN menitipkan perjuangan ini kepada Sis Jane sehingga persoalan yang ada bisa diatasi secara bersama-sama.

Mengenai proses penjaringan calon di internal PAN, Marthen menyebutkan DPW hanya melakukan proses administrasi, dimana berkas para bakal calon akan dikirim ke DPP untuk diproses lebih lanjut sampai pada tahap penetapan calon lewat surat keputusan.

“Komunikasi Ketua Umum PSI Bro Kaesang dan pak Zulkifli pasti baik. Kami di sini melaksanakan apapun keputusan partai,” pungkasnya. (rnc)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *