oleh

Dua Berkas 4 Tersangka Korupsi Bibit Bawang Merah di Malaka sudah Lengkap

Iklan Covid Walikota Kupang

Kupang, RNC – Penyidik Kejaksaan Tinggi NTT menyatakan dua berkas dari 4 tersangka kasus korupsi pengadaan bibit bawang merah di Kabupaten Malaka lengkap atau P21.

Penyidik Direktorat Reskrimsus Polda NTT segera melimpahkan berkas perkara para tersangka dan barang bukti kasus ini ke pihak kejaksaan.

Iklan Dimonium Air

“Ada dua berkas perkara dengan empat tersangka yang dinyatakan P21,” tandas Direktur Reskrimsus Polda NTT, Kombes Pol Johannes Bangun, S.Sos SIK di Mapolda NTT, Jumat (7/5/2021) seperti dilansir dari Digtara.com.

Berkas pertama yang dinyatakan P21 yakni berkas untuk tersangka Yoseph Klau Berek selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang juga merupakan Kepala Bidang (Kabid) Holtikultura pada Dinas Tanaman Pangan, Perkebunan dan Holtikultura Kabupaten Malaka.

“Satu berkas lagi untuk tiga tersangka dari pihak swasta,” tandas mantan Kabid Humas Polda NTT ini.

Berkas kedua yakni tersangka Baharuddin Tony, Kuasa Direktur CV. Timindo (Kontarktor pelaksana). Simeon Benu selaku Direktur CV Timindo atau pemilik perusahaan dan tersangka Severinus Defrikandus Siribein selaku makelar.

“Dengan lengkapnya berkas ini, maka proses selanjutnya oleh pihak kejaksaan untuk persidangan,” tambah mantan Kapolres Kupang Kota, Polda NTT ini.

Perkara dugaan tindak pidana Korupsi pengadaan bibit bawang merah pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Malaka Tahun Anggaran 2018 dengan nilai kontrak Rp 9.680.000.000 ini mencuat sejak tahun lalu.

Para tersangka diduga memperkaya diri dengan cara me-mark up harga dalam pengadaan barang/jasa (Konspirasi/Kolusi). Berdasarkan laporan hasil audit BPKP, kerugian negara mencapai Rp 4.915.925.000.

Polisi sudah menetapkan delapan tersangka yakni Ir. Yustinus Nahak, MSi (Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Malaka selaku Pengguna Anggaran), Egidius Prima Mapa Moda (swasta/makelar) dan Severinus Defrikandus Siriben (swasta/makelar).

Baca Juga:  Bupati Malaka Simon Nahak Serahkan Bantuan untuk Korban Badai Seroja

Berikutnya Yoseph Klau Berek APi (Kepala Bidang Hortikultuta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Malaka selaku Pejabat Pembuat Komitmen), Agustinus Klau Atok (PNS selaku Ketua Pokja ULP), Karus Antonius Kerek (PNS Selaku Sekretaris Pokja ULP) dan Marthinus Bere, SE (PNS/Kabag ULP Kabupaten Malaka) serta Simeon Benu (Swasta/ Direktur Utama CV Timindo).

Polisi menjerat para tersangka dengan pasal 2 Ayat (1), pasal 3 dan atau pasal 11 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 Ayat 1 Ke-1e KUH Pidana.

(*/dig/rnc)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed