oleh

Empat Warga Asal NTT Ada di Daftar Manifest Sriwijaya Air

Iklan Covid Walikota Kupang

Kupang, RNC – Pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ-182 rute Jakarta-Pontianak yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1/2021) menyisakan duka mendalam bagi masyarakat NTT.

Dalam daftar manifest diketahui ada 4 nama warga NTT. Seorang pramugari atas nama Mia Trisetyani atau akrab disapa Mia Zet Wadu merupakan warga NTT yang berdomisili di Denpasar-Bali.

Iklan Dimonium Air

Dalam berbagai media sosial dan layanan pesan singkat beredar pesan dari pihak keluarga yang meminta doa untuk Mia. Diketahui juga Mia merupakan anggota jemaat GPIB Maranatha Denpasar.

Selanjutnya, ada nama Paulus Yulius Kollo. Sejumlah keluarga yang dihubungi belum memastikan apakah nama tersebut adalah keluarga mereka. Pasalnya, Paulus Kollo sebelumnya hendak berangkat ke Pontianak menggunakan kapal Pelni. Hingga berita ini diterbitkan, RakyatNTT.com masih menelusuri informasi dari berbagai pihak.

BACA JUGA: Pramugari Ini Beri Pesan Terakhir lewat Instagram Story

Kemudian korban lainnya adalah Felix Wenggo yang diketahui merupakan warga Desa Pora, Kecamatan Wolojita, Kabupaten Ende. Di berbagai media sosial pihak keluarga juga meminta doa untuk keselamatan Felix.

korban felix wenggo
Korban atas nama Felix Wenggo. (Foto: facebook).

Ada juga nama Sarah Beatrice Alomau dalam daftar manifest. Namun pihak keluarga dalam berbagai kanal media sosial telah menyampaikan klarifikasi bahwa KTP yang bersangkutan dipakai oleh temannya yang juga asal NTT untuk membeli tiket online.

Oleh karena itu, Sarah Beatrice Alomau tidak ikut dalam penerbangan Sriwijaya Air SJ-182 tersebut. Belum diketahui siapa nama teman Sarah yang menggunakan KTP milik Sarah.

BACA JUGA: VIDEO: Daftar Nama Kru dan Penumpang Pesawat Sriwijaya Air yang Jatuh di Kepulauan Seribu

Untuk diketahui, pesawat Sriwijaya Air nomor penerbangan SJ-182 rute Jakarta-Pontianak tersebut mengangkut 50 penumpang dan 12 kru. Pesawat ini jatuh di sekitar Pulau Laki dan Pulau Lancang di Kepulauan Seribu hanya 4 menit setelah take off dari Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng. (rnc)

  • 24K
    Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar

News Feed