Kupang, RNC - Tak semua orang bercita-cita menjadi pengusaha. Dan, semua orang yang bercita-cita menjadi pengusaha pun, tak semua yang berhasil meraih kesuksesan menjadi pengusaha. Ada jalan panjang yang perlu dirintis untuk membuka sebuah usaha/bisnis untuk segala bidang. Tentu perlu lebih dari sekadar kegigihan untuk menjadi seorang pengusaha. “Merajut perjalanan sebagai wirausaha muda, bukanlah langkah yang mudah. Di situlah letak pesona dan tantangannya untuk terus maju,” tutur Fransiscus Go kepada RakyatNTT.com, Senin (12/4/2026).
Profesi sebagai pengusaha, kata dia, bukanlah profesi yang mudah dan nyaman. Ada banyak risiko yang harus dihadapi setiap hari. Pengusaha lekat dengan ketidakpastian dalam usahanya dan harus bisa meminimalisir semua risiko dengan baik. Tentu pekerjaan ini bukan hal yang mudah. Perlu kerja keras, belajar, dan adaptasi cepat dalam menghadapi setiap perubahan di lapangan. Era digital saat ini tentu menuntut semua pengusaha adaptif dan mengelola karyawan agar melek teknologi apa pun bidangnya. “Anak muda dituntut untuk berani keluar dari zona nyaman, membangun jaringan yang luas, dan mengasah kemampuan ketika yang lain mungkin santai berleha-leha,” saran Ketua Bidang Kamajaya Business Club.
Hal itu pula yang dialami Fransiscus Go. Ia tidak berhenti di zona nyaman. Setelah menjadi karyawan di perusahaan ternama, ia tak berpuas diri. Putra kelahiran Nusa Tenggara Timur ini mendirikan GMT Property (PT Grahamandiri Manajemen Terpadu), mengembangkan usaha di bidang properti. Dari GMT Property, ia mulai melebarkan sayap bisnis ke berbagai lini usaha. Masa muda merupakan masa emas bagi setiap orang dan tidak akan kembali. Setiap anak muda yang berniat menjadi pengusaha, sudah selayaknya terus belajar dan mengejar mimpinya. Tidak perlu takut akan kegagalan usaha karena dari setiap kegagalan itu pengusaha akan belajar.
Pengusaha bisa membenahi sistem perusahaan, perekrutan karyawan, sistem keuangan, dan model bisnis yang tepat dari setiap kegagalan yang dilaluinya. Dengan bergabung dalam komunitas-komunitas, pengusaha akan menambah wawasan terkait ilmu-ilmu yang perlu dikuasainya. Dengan demikian, ia tahu bagaimana menyelesaikan akar permasalahannya. Tidak cukup di situ, pengusaha juga perlu mentor yang bisa membimbingnya dan mengarahkan setiap usahanya. Mentor yang berpengalaman tahu betul bagaimana mendampingi pengusaha muda dalam membesarkan usahanya secara efisien. “Dengan terus semangat, kita menabung visi di tengah hingar-bingar dunia, menuju masa depan gemilang. Sebab, ketika berani bermimpi, kita telah memulai langkah pertama menuju pencapaian yang luar biasa,” kata Fransiscus Go.
Dikatakannya, jalan panjang dan sunyi menjadi pengusaha sukses memerlukan waktu dan lebih dari sekadar kegigihan. “Bermula dari mimpi, seseorang akan memiliki energi yang mendorongnya menjadi pengusaha dengan pencapaian gemilang. Mari katong baku jaga!” pungkas Fransiscus Go. (*/rnc)















Komentar