Kupang, RNC - Bakal Calon Bupati Kupang, Messerasi Ataupah mengatakan hingga saat ini dirinya tak pernah menerima secara fisik surat tugas dari DPP PDI Perjuangan yang mendukung dirinya maju di Pilkada Kabupaten Kupang dengan berpasangan dengan Balon Wakil Bupati, Imanuel Ballo.

Kepada RakyatNTT.com, Kamis (11/7/2026) malam, Messe menyebut dirinya mengetahui tentang surat tugas dari PDIP hanya berupa foto yang dikirim oleh salah satu kader PDIP. Namun, sampai saat ini fisik surat tugas DPP tak diterima.

Bahkan, dirinya pun tidak diundang untuk mengikuti pelatihan kepala daerah dan Rakerda yang baru saja digelar di Hotel Sotis Kupang.

“Sampai hari ini, itu surat tugas tidak ada di saya. Mereka bilang surat tugas ada lewat WA. Mana surat tugas lewat WA. Jadi dong bilang tidak ikut Rakorda, yah memang saya tidak diundang kah. Saya pergi dasarnya apa juga,” ungkap Messe Ataupah.

Mantan Kepala Dinas Kependudukan dan Kesehatan Provinsi NTT ini juga mengatakan, karena tidak menerima surat tugas tersebut, dirinya pun membangun komunikasi politik dengan partai politik lainnya. Hasilnya dirinya bisa berpasangan dengan kader Partai Perindo, Maria Nuban Saku.

“Nah, kebetulan saya juga harus koalisi, nah sampai hari ini kan tidak ada. Kalau sonde ada yah beta mau komentar apa. Yah, beta cari orang yang mau kasih beta toh,” ujar Messe menanggapi pernyataan petinggi PDIP Nelson Matara sebelumnya yang menyebut surat tugas DPP PDIP untuk dr. Messe Ataupah dan Imanuel Ballo akan dievaluasi kembali.

Terpisah, Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Kupang, Deasy Ballo Foeh yang dikonfirmasi membenarkan surat tugas PDIP telah diketahui oleh Messe Ataupah walaupun hanya berupa foto. Hal itu merupakan koordinasi bersama dengan partai, karena masih akan dilakukan rapat internal di tingkat DPC guna dilaksanakan penyerahan surat secara fisik.

Baca Juga:  Besok, 157 Kades di Kabupaten Kupang Diperpanjang Masa Jabatannya jadi 8 Tahun

“Nah, kami baru tiba dari Bali saat itu dan rencana mau dilangsungkan rapat tingkat DPC keesokan harinya, namun mau dilakukan rapat kita dapat berita bahwa Pak Messe sudah berpasangan dengan kader Perindo Ibu Maria,” jelas Deasy.

Selanjutnya, disebutkan tidak ada lagi koordinasi dan tidak ada informasi tentang adanya gerakan untuk berkomunikasi dengan kandidat atau partai politik lain. “Surat tugas itu ada, karena etika politik yang kurang baik ini sehingga DPC juga harus bertindak. Masa kita PDIP sedang mendayung maju karena merasa sudah bersama, tapi kok diam-diam dan tidak ada komunikasi, lalu kita dengar sudah dengan yang lain,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPC PDIP Kabupaten Kupang, Johanis Mase belum bisa dihubungi hingga saat ini, bahkan ia tidak menghadiri Rakerda PDIP NTT yang digelar di Hotel Sotis Kupang pada Rabu (10/7) kemarin. (rnc04)

Ikuti berita terkini dan terlengkap di WhatsApp Channel RakyatNTT.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *