oleh

Ketok APBD, Anggaran Dewan Bertambah Rp3,4 M, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Rp 0

Kupang, RNC – DPRD Kota Kupang mengesahkan APBD Perubahan tahun 2022 pada Sabtu (1/10/2022) dini hari. Ada tambahan anggaran untuk sejumlah OPD, termasuk Sekretariat DPRD.

Namun, ada satu OPD yang tidak mendapat tambahan anggaran, malah anggaran operasionalnya dikurangi, yakni Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Kupang.

Pantauan RakyatNTT.com dalam pembahasan Rancangan Perubahan APBD Tahun 2022 di ruang sidang DPRD, Jumat (30/9/2022) malam, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Kupang, Jusup Eduard Penu Weo membacakan nominal anggaran yang didapat dalam APBD Perubahan untuk dibahas di Banggar DPRD. Terdapat pengurangan anggaran senilai Rp374 juta lebih.

“Dinas Kearsipan dan Perpustakaan pada anggaran murni 2022 Rp4.794.771.854 sesudah perubahan Rp4.420.404.050, berkurang Rp374.366.898,” katanya.

Setelah dibacakan besaran anggaran tersebut, Ketua DPRD Yeskiel Loudoe sebagai pimpinan sidang langsung menawarkan kepada para anggota dewan yang tergabung dalam Banggar DPRD. Namun, walau belum mendapat respon, Yeskiel sudah mengetok palu. Jusup pun menyampaikan permohonan agar anggaran rawat kendaraan dan operasional serta kegiatan keliling sekolah bisa dipertimbangkan. Jika tidak, maka staf dan pegawainya tidak bisa menjalankan tugasnya karena tidak ada biaya operasional kendaraan.

“Saya mau sampaikan begini, kami di Kearsipan itu tidak mendapatkan dana untuk operasional mobil semua untuk kegiatan keliling ke sekolah-sekolah,” ungkap Jusup.

Belum selesai menyampaikan hal tersebut, Anggota Banggar asal Fraksi PKB, Theodora Ewalde Taek mengatakan hal itu tidak penting dibahas pada Badan Anggaran karena tidak menjadi catatan pada pembahasan di komisi sebelumnya. “Pimpinan seharusnya keluhan ini disampaikan ke Komisi untuk catatan, bukan datang baca di sini,” pungkas Walde saat menginterupsi.

Pembahasan pun diakhiri. Pimpinan sidang, Yeskiel Loudoe meminta Kadis Jusup segera berpindah dari meja persidangan. Sontak, terdengar tawa dari sejumlah anggota dewan dan para pejabat lingkup Pemkot Kupang yang hadir.

Berbeda dengan itu, justru pada Sekretariat DPRD Kota Kupang terjadi penambahan anggaran lebih dari Rp3 miliar. Penambahan ini untuk memenuhi kebutuhan 40 Anggota DPRD. Namun Sekretaris DPRD, Rita Haryani tak menjelaskan secara detail item-item kegiatan DPRD yang mendapatkan kenaikan anggaran. “Penambahan anggaran disetujui dengan penambahan anggaran Rp3.418.500.000,” ungkap Rita saat membacakan secara cepat pagu anggaran dari Sekretariat DPRD.

(rnc04)

Dapatkan update informasi setiap hari dari RakyatNTT.com dengan mendownload Apps https://rakyatntt.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *