oleh

KKN di Kupang, 26 Mahasiswa UGM Kampanye Inovasi Eco Green Village

Kupang, RNC – Sebanyak 26 orang mahasiswa berbagai fakultas dari Universitas Gadjah Mada (UGM) melaksanakan program kuliah kerja nyata (KKN) Periode II di Kota Kupang. Mereka tersebar di 2 kelurahan, yakni Kelapa Lima dan Oesapa Barat.

Aktivitas yang dilaksanakan selama kurun waktu 50 hari di Kota Kupang, yakni mendukung smart city melalui inovasi smart eco green village.

Program inovasi yang dilakukan terkait dengan penghijauan dan pengurangan/pengolahan limbah. Para mahasiswa menanam pohon dan juga melatih masyarakat mengolah sampah menjadi lebih bernilai ekonomis.

“Sasarannya untuk pengembangan kapasitas SDM, baik di kalangan remaja, anak-anak maupun masyarakat pada umumnya. Anak-anak belajar dan mengenal diri dan mengenal lingkungan. Mereka juga belajar berhitung, ilmu biologi, fisika, pengendalian emosi diri, sehingga anak-anak bisa kembangkan keterampilan komunikasi,” jelas Gilang Qhismu, mahasiswa Fakultas Teknik UGM.

Ia mengatakan mereka juga mengajarkan para remaja terkait pengembangan soft skill maupun hard skill. Mulai dari belajar berkomunikasi hingga berwirausaha. Anak-anak juga diajarkan membuat produk, memasarkan hingga mengelola kekuangan.

“Kita akan buat video dan booklet tentang semua kegiatan sebagai bahan pembelajaran. Nanti dibuat website untuk profil kegiatan dan juga website untuk kelurahan,” tambah Gilang.

Sementara Nadia Maghfira, mahasiswi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, mengatakan tugas mereka salah satunya adalah menyadarkan masyarakat untuk aware terhadap pengelolaan lingkungan. Membuat Waste Edu Center yakni berkaitan dengan penanganan dan pengelolaan sampah rumah tangga. “Setelah kita lakukan observasi, hasilnya masyarakat sekedar diberi imbauan. Kita turun langsung ke masyarakat untuk menyadarkan mereka, membuat regulasi tata kelola, dan kerja bakti untuk meningkatkan kepedulian lingkungan,” kata Nadia.

Ia juga mengatakan, masyarakat diajar untuk lakukan pemilahan sampah. Para mahasiswa juga memasang papan larangan membuang sampah serta menyiapkan fasilitas bak sampah tiga warna. “Kita akan buat spot foto dan akan diletakkan di taman doa dekat pantai,” kata mahasiswi semester VII ini. (rnc)

Editor: Semy Rudyard H. Balukh

Dapatkan update informasi setiap hari dari RakyatNTT.com dengan mendownload Apps https://rakyatntt.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *