oleh

Lakalantas Beruntun di Traffic Light Kirab, Pengendara Sepeda Meninggal Dunia

Iklan Demokrat

Kupang, RNC – Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) beruntun di Jalan Frans Seda, tepatnya di lampu lalu lintas (traffic light) patung kirab remaja, Kelurahan Fatululi Kecamatan Oebobo Kota Kupang memakan korban jiwa.

Lakalantas yang terjadi sekira pukul 09.00 Wita, Jumat (23/4/2021), tersebut melibatkan 2 truk, 1 mobil box, 1 mobil avanza dan 1 sepeda. Salah satu truk adalah milik TNI AU yang ditumpangi sejumlah personel TNI AU. Kejadiaan naas ini menewaskan pengendara sepeda berjenis kelamin laki-laki. Ia tewas ditabrak dan hingga kini belum diketahui identitasnya.

Iklan Dimonium Air

Berdasarkan informasi yang dihimpun RakyatNTT.com dari beberapa warga di TKP, lakalantas ini terjadi saat kendaraan termasuk sepeda yang terlibat kecelakaan melaju dari arah yang bersamaan yakni dari Gedung Keuangan menuju patung kirab remaja.

Saat sampai di TKP, lampu lalu lintas dalam posisi kuning dan beralih ke merah (tanda berhenti). Spontan kendaraan lain memperlambat laju, disusul truk dan mobil box. Pengendara sepeda yang berada persis di belakang mobil box berusaha menyalip di bagian kanan. Korban tak menyadari jika di belakangnya ada truk TNI AU. Seketika ia ditabrak truk TNI AU dan tubuhnya membentur bagian belakang mobil box yang berada sejajar dengan mobil avanza. Mobil box kemudian menabrak truk di depan.

Beberapa sumber lain menyebutkan, saat semua kendaraan memperlambat kecepatan karena lampu merah, truk TNI AU masih melaju dengan kecepatan tinggi. Hal itu mengakibatkan sang sopir yang juga anggota TNI AU tidak dapat mengendalikan laju truk saat kendaraan di depan berhenti.

“Truk lari (melaju) kencang dari sana (dari arah gedung keuangan). Makanya tabrak bapa tua yang bawa sepeda. Bagian depan mobil box saja rusak cukup berat karena berbenturan dengan bagian belakang truk yang berhenti di depan. Itu artinya truk TNI AU yang tabrak sepeda dan mobil box, lari kencang,” ujar salah satu warga yang tidak mau namanya disebutkan dalam pemberitaan.

Baca Juga:  Data Covid-19 Kota Kupang 3 September: 83 Pasien Sembuh, 3 Kelurahan Sudah Hijau

Akibat benturan yang cukup keras, korban tewas di tempat. Setelah olah TKP oleh pihak kepolisian kurang lebih 1 jam lamanya, tubuh korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke RS Titus Uly. Hingga berita ini diturunkan, truk TNI AU dan mobil box sedang dalam proses evakuasi oleh mobil derek milik Dinas Perhubungan.

Lakalantas ini menimbulkan kemacetan cukup panjang. Semua kendaraan dari arah Gedung Keuangan diarahkan ke Terminal Oebobo dan keluar di Jalan Thamrin. (rnc09)

  • 2.3K
    Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed