oleh

Permudah Perekaman e-KTP, Pemkot Kupang Gagas ‘Disdukcapil Goes to School’

Iklan Demokrat

Kupang, RNC – Para siswa SMA/SMK di Kota Kupang  yang akan memasuki usia wajib KTP (17 tahun) pada tahun ini, tidak perlu repot melakukan perekaman KTP elektronik (e-KTP) ke kantor camat atau Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).

Mereka tak perlu izin meninggalkan sekolah. Pasalnya Pemerintah Kota Kupang melalui Dispendukcapil melakukan sebuah gerakan jemput bola dengan tema “Disdukcapil Goes to School”.

Iklan Dimonium Air

Melalui gerakan ini, petugas Disdukcapil Kota Kupang datang langsung ke sekolah untuk melayani perekaman e-KTP. Seperti pada Sabtu (25/9/2021), Disdukcapil Kota Kupang melakukan perekaman e-KTP di SMA Katolik Giovani Kupang.

Plt. Kadisdukcapil Kota Kupang, Angela Tamo Inya mengatakan aksi jemput bola ini merupakan kegiatan rutin Disdukcapil Kota Kupang untuk memenuhi target Pemerintah Kota Kupang dan Pemerintah Pusat, yakni pada akhir 2021 perekaman e-KTP harus mencapai 95 persen. “Upaya yang kami lakukan ini sebagai wujud nyata pemerintah hadir di tengah masyarakat,” kata Angela.

Untuk Kota Kupang, pencetakan e-KTP bagi masyarakat sudah mencapai 90 persen. Dari 90 persen itu, tersisa 5 persen yakni 2 persen untuk anak di atas 16 tahun, sehingga Disdukcapil datang langsung ke sekolah-sekolah untuk melakukan perekaman.

“Sesuai rencana jemput bola perekaman e-KTP bagi pemula akan berlanjut ke sekolah lain. Intinya kami akan sesuaikan dengan keadaan untuk berupaya mengunjungi sekolah,” katanya.

Ia juga mengimbau masyarakat yang belum memiliki identitas agar dapat melakukan perekaman e-KTP di Disdukcapil. Karena sebagai warga negara harus memiliki identitas. Identitas adalah dasar dalam semua pelayanan publik.

Pada kesempatan itu, Kepala SMA Katolik Giovani Kupang, Romo Stefanus Mau memberi apresiasi kepada Pemerintah Kota Kupang yang melayani masyarakat sampai ke sekolah-sekolah.

Menurutnya, identitas anak sangat penting untuk pengurusan administrasi. “Banyak sekali warga kita yang menyatakan warga negara Indonesia tapi tanpa identitas yang jelas. Kegiatan yang dilakukan oleh Disdukcapil Kota Kupang turun secara langsung ke sekolah ini salah satu pelayanan yang patut diberi apresiasi karena telah mendekatkan pelayanan sampai ke sekolah,” katanya.

Baca Juga:  Ada Aplikasi Elektronik Siap Nikah dan Hamil, Jeriko: Untuk Cegah Stunting

(rnc05)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed