oleh

MUI Ngada Apresiasi Pemerintah Larang Penggunaan Atribut FPI

Iklan Covid Walikota Kupang

Bajawa, RNC – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Ngada, H. Surachman Wiryo Sumarto mendukung Pemerintah mengeluarkan Keputusan Bersama untuk membubarkan organisasi masyarakat (Ormas) Front Pembela Islam, Kamis (31/12/2029).

Menurutnya, Pemerintah sudah melalui kajian yang matang sebelum membubarkan organisasi masyarakat yang radikalis dan intoleran. Pemerintah melalui Menteri Dalam Negeri, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Menteri Komunikasi dan Informatika, Jaksa Agung Republik Indonesia, Kepala Kepolisian Republik Indonesia, dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme telah memiliki dasar hukum yang kuat untuk mengeluarkan keputusan bersama tentang larangan kegiatan, larangan penggunaan simbol, dan atribut serta Penghentian Kegiatan Front Pembela Islam.

Iklan Dimonium Air

Ketua MUI Kabupaten Ngada juga mengatakan keputusan tentang larangan kegiatan, larangan penggunaan simbol, dan atribut serta penghentian kegiatan Front Pembela Islam merupakan wewenang pemerintah.

BACA JUGA: Ternyata FPI Tidak Terdaftar sebagai Ormas di Kemendagri

“Saya secara pribadi juga sangat setuju dan mendukung keputusan pemerintah dalam penghentian kegaiatan ormas Front Pembela Islam maupun ormas yang radikalis, intoleran karena dapat memecah belah kerukunan umat beragama,” katanya.

Ia mengatakan selaku Ketua MUI Kabupaten Ngada, ia mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Ngada untuk mendukung pemerintah dalam menindak tegas ormas yang radikalis yang dapat memecah belah persatuan bangsa dan kerukunan umat beragama.

Bagi umat Islam di Kabupaten Ngada, dirinya berpesan agar selalu menjaga persatuan dan kesatuan yang selama ini sudah terjalin selama ini di Kabupaten Ngada. (rnc15)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed