oleh

PDIP Berjuang demi Rakyat Melalui Tiga Pilar Partai

Maumere, RNC – PDI Perjuangan lahir di tengah eksistensi NKRI yang sangat besar, di tengah masyarakat yang begitu majemuk dan juga di tengah era kepemimpinan Orde Baru ketika itu. Kehadiran partai ini memberikan kontribusi yang berarti untuk menyeimbangkan, melahirkan banyak tokoh-tokoh pergerakan dan perjuangan yang siap mengawal dan menjaga konstitusi negara ini.

Hal ini disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, S.Sos., M.Si., saat memimpin apel peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) PDI Perjuangan ke-49, pada Senin (10/1/2021), bertempat di halaman Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sikka.

Iklan Dimonium Air

Menurut Robi Idong, sapaan akrabnya, PDI Perjuangan terlahir dari suatu pembelajaran yang berarti sehingga di tengah era reformasi ini, semua orang dapat menikmati indahnya sebuah demokrasi. PDI Perjuangan juga begitu transparan, hingga rakyat pun dapat berpartisipasi aktif untuk membangun negeri ini.

“Hari ini secara nasional adalah HUT PDI Perjuangan ke-49 (10 Januari 1973 – 10 Januari 2022). Sebagaimana arahan dari Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Ibu Megawati Soekarnoputri bahwa partai harus bekerja dan berjuang untuk rakyat melalui tiga pilar partai, yaitu partai politik, eksekutif dan legislatif. Kader partai juga harus turun ke masyarakat untuk membangun jiwa dan badannya,” terangnya.

Melalui pilar partai politik, Robi Idong mengajak segenap kepengurusan dan kader PDI Perjuangan di Kabupaten Sikka untuk terlibat langsung dan aktif, dalam memberikan apa yang dimilikinya untuk negeri ini. Sebab baginya, perjuangan para pendahulu tidaklah gampang sehingga dia meminta agar jangan disia-siakan.

“Mari, kesempatan kita masih banyak walaupun kita hanya petugas partai. Perjuangan kita juga bukanlah hanya sebuah jabatan politik saja, tapi berjuang demi rakyat. Jadi walaupun tidak jadi legislatif atau kepala daerah, namun semangat kita harus tetap membara dan terus berjuang untuk rakyat kecil,” bebernya.

Baca Juga:  PDIP Pertimbangkan Nama Ahok, Risma dan Gibran untuk Pilgub DKI

Sementara sebagai pemegang pilar eksekutif di Kabupaten Sikka, Robi Idong yang juga merupakan Bupati Sikka saat ini mengatakan bahwa, ini adalah sebuah momentum yang terbaik. Dimana PDI Perjuangan harus tetap eksis dan hadir di tengah masyarakat untuk melakukan eksekusi dan pengambilan berbagai keputusan, sesuai landasan utama partai yang dijuluki partai Wong Cilik ini.

“Sebagai Bupati Sikka, saya bukan apa-apa tapi saya hanya petugas partai dan diberi tugas oleh masyarakat Kabupaten Sikka untuk mengabdi di daerah ini dan bagi sesama di Nian Tana Sikka, sehingga pemenuhan hak-hak dasar masyarakat Kabupaten Sikka itu, haruslah menjadi hal yang paling utama. Meskipun ada berbagai macam hambatan, namun kita takkan gentar dan tetap berpegang teguh untuk memperjuangkan hak – hak dasar masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut Robi Idong mengatakan Kabupaten Sikka saat ini juga perlahan-lahan telah melewati situasi pandemi Covid-19 yang sudah mencapai angka nol dan lebih dari 81 persen masyarakat sudah tervaksinasi. Target pemenuhan kebutuhan vaksinasi Covid-19 bagi 228 ribu jiwa penduduk Kabupaten Sikka ini pun diharapkan dapat terselesaikan menjadi 100 persen pada bulan Januari 2022 ini.

Meskipun Kabupaten Sikka juga mengalami kesulitan kapasitas viskal akibat refocusing Covid-19, namun masih bisa melakukan pinjaman daerah dari PT. Sarana Multi Infrastruktur (SMI) Persero senilai Rp216 Miliar untuk Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Sehingga dapat membangun infrastruktur di wilayah – wilayah terisolir, yang sudah dinantikan oleh masyarakat Kabupaten Sikka pada sekian dekade.

Sedangkan melalui pilar legislatif, Robi Idong berharap agar para legislator PDI Perjuangan dapat melakukan pengawasan, perencanaan, penganggaran dan memiliki fungsi kontrol yang baik dalam membuat sebuah kebijakan.

Baca Juga:  HUT Ke-49 PDIP, Ini Sapaan Khusus Megawati untuk Ahok

“Karena adanya ketiga pilar ini maka Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sikka adalah kantor kepemerintahan, artinya semua aspirasi dan kepentingan masyarakat harus kita kaji dan perjuangkan. Untuk itu, kekompakkan dari ketiga pilar ini perlu kita kuatkan lagi. Jadi maksimalkan semua apa yang kita miliki demi mensejahteraan rakyat Kabupaten Sikka,” pungkasnya.

Diawali dengan upacara memperingati HUT PDI Perjuangan ke – 49, rangkaian kegiatan di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sikka dilanjutkan dengan mendengarkan Pidato Politik dari Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri dan sambutan Presiden RI, Joko Widodo melalui video conference. Acara kemudian diakhiri dengan pemotongan nasi tumpeng oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, S.Sos., M.Si., dan diberikan kepada kader PDI Perjuangan tertua dan termuda di Kabupaten Sikka.

(rnc24)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed