Pidato HUT Ke-76 RI, Wali Kota Jeriko Beber Hasil Pembangunan Kota Kupang

Headline, Kota Kupangdibaca 231 kali

Kupang, RNC - Wali Kota Kupang, Dr. Jefri Riwu Kore menjadi inspektur upacara peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia di Balai Kota, Selasa (17/8/2026) pagi tadi.

Dalam pidatonya, Wali Kota Jeriko mengingatkan kembali sejumlah hal yang disampaikan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo melalui pidato kenegaraan pada sidang tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI yang disampaikan pada Senin 16 Agustus 2021 kemarin. “Seluruh elemen bangsa diajak untuk memaknai krisis, resesi, dan pandemi untuk lebih mawas diri, memperbaiki diri, dan menguatkan diri, dalam menghadapi tantangan masa depan. Pandemi itu seperti kawah candradimuka yang menguji, yang mengajarkan, dan sekaligus mengasah. semua pilar kehidupan kita diuji, semua pilar kekuatan kita diasah. ketabahan, kesabaran, ketahanan, kebersamaan, kepandaian, dan kecepatan kita, semuanya diuji dan sekaligus diasah,” kata Jeriko mengutip pernyataan Presiden.

Lebih lanjut ia mengatakan pandemi covid-19 telah memacu semua elemen bangsa untuk terus berubah, mengembangkan cara-cara baru, meninggalkan kebiasaan lama yang tidak relevan, dan menerobos ketidakmungkinan. “Kita dipaksa untuk membangun normalitas baru dan melakukan hal-hal yang dianggap tabu selama ini. Memakai masker, menjaga jarak, tidak bersalaman, dan tidak membuat keramaian, adalah kebiasaan baru yang dulu dianggap tabu. Bekerja dari rumah, belanja daring, pendidikan jarak jauh, serta rapat dan sidang secara daring, telah menjadi kebiasaan baru yang dulu kita lakukan dengan ragu-ragu,” ujarnya.

Selama satu setengah tahun diterpa pandemi, telah terjadi penguatan yang signifikan dalam perilaku dan infrastruktur kesehatan sekaligus penguatan kelembagaan. Kesadaran, partisipasi, dan kegotongroyongan masyarakat menguat luar biasa. Kelembagaan pemerintahan lintas sektor dan lintas lembaga, serta antara pusat dan daerah juga mengalami konsolidasi.

Baca Juga:  Sore Ini Jeriko Resmi 'Lamar' Adinda Lebu Raya sebagai Calon Wakil Wali Kota Kupang

Ia menambahkan, kesadaran akan pentingnya kesehatan semakin tinggi. Kebiasaan mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak, telah menjadi kesadaran baru. Kesadaran dan antusiasme masyarakat untuk divaksin, memperoleh layanan kesehatan, memperoleh pengobatan, serta saling peduli juga semakin tinggi.

Ia menambahkan manajemen lapangan dalam testing, tracing, treatment dan vaksinasi, serta penyediaan layanan kesehatan bertambah cukup signifikan, baik dalam hal penambahan kapasitas tempat tidur, maupun fasilitas pendukungnya. Yang sangat mengharukan dan membanggakan adalah kerja keras dan kerja penuh pengabdian dari para dokter, perawat, dan tenaga kesehatan yang lain.

Menurutnya, pemerintah berusaha menjamin ketersediaan dan keterjangkauan harga obat, dan tidak ada toleransi terhadap pihak-pihak yang berusaha mempermainkan misi kemanusiaan ditengah pandemi ini. Pemerintah juga terus bekerja keras mengerahkan semua sumber daya demi mengamankan pasokan kebutuhan vaksin dan terus memperjuangkan kesetaraan akses terhadap vaksin untuk semua.

“Walaupun kita sangat berkonsentrasi dalam menangani permasalahan kesehatan, tetapi perhatian terhadap agenda-agenda pembangunan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat tetap harus diupayakan,” kata Jeriko.

Mantan anggota Komisi X DPR RI ini mengatakan penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan pelayanan publik belum menjawab semua kebutuhan, namun mesti optimis melalui kolaborasi dengan masyarakat dan semua pihak yang ada, mampu mewujudkan pembangunan yang diidam-idamkan. “Terwujudnya Kota Kupang yang layak huni, cerdas, mandiri dan sejahtera dengan tata kelola bebas KKN”, sebagaimana visi pembangunan Kota Kupang,” katanya.

Peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan warga kota kupang, diwujudkan melalui peningkatan kualitas tenaga pendidik, peningkatan sarana dan prasarana pendidikan, dan bantuan pendidikan serta melalui pemberian seragam sekolah, tas sekolah, buku tulis kepada siswa jenjang SD dan SMP serta alokasi biaya bagi pendidik dan tenaga kependidikan tidak tetap.

Baca Juga:  Jeriko-Adinda Komit Lanjutkan Program Umroh Gratis untuk Marbot dan Imam Masjid

Di sektor kesehatan sendiri, kebijakan di bidang kesehatan khususnya di tengah pandemi covid-19 menjadi perhatian serius. pemerintah saat ini sedang mengakselerasi upaya penanganan covid-19 dengan peningkatan 3T (testing, tracing dan treatment) serta vaksinasi selain juga meningkatkan kualitas kelembagaan pelayanan kesehatan yang dimiliki.

Menurutnya, hingga saat ini pemerintah terus melakukan koordinasi terkait penanganan covid-19 di Kota Kupang. Pemerintah Kota Kupang juga tanggap dengan melihat tren perkembangan kasus covid-19 di Kota Kupang. Koordinasi juga dilakukan dengan Pemerintah Provinsi NTT yang ikut mendukung penanganan covid-19 di Kota Kupang.

Pemerintah mengalokasikan anggaran yang bersumber dari APBD untuk penanganan covid-19 di Kota Kupang, optimalisasi alokasi anggaran tersebut diwujudkan antara lain melalui peningkatan infrastruktur dan sarana prasarana untuk menunjang rumah sakit S. K. Lerik sebagai rumah sakit rujukan covid-19 di Kota Kupang. Bahkan baru-baru ini pemerintah mengadakan alat generator oksigen mutakhir guna mengantisipasi kelangkaan oksigen bagi pasien covid-19 di Kota Kupang, bukti dari keseriusan pemerintah menanggulangi covid-19.

Selanjutnya, kata Jeriko, penyediaan social safety net/ jaring pengaman sosial dan penanganan dampak ekonomi juga terus dilakukan sejak awal pandemi terjadi di Kota Kupang, bahkan pemerintah telah mengalokasikan bantuan bagi masyarakat yang melaksanakan isolasi mandiri di pusat-pusat karantina dan di rumah melalui pemberian sembako.

Peningkatan perekonomian, akses pelayanan perizinan dan penciptaan lapangan kerja, diwujudkan antara lain melalui program dana pemberdayaan ekonomi masyarakat (dana pem) dan peningkatan sistem akses pelayanan perizinan online.

Untuk peningkatan kualitas infrastruktur yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, pembangunan antara lain melalui peningkatan kapasitas jalan, pembangunan pedestrian, pembangunan perumahan rakyat dan ruang terbuka hijau sebagai bentuk pembangunan infrastruktur yang ramah lingkungan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Kota Kupang.

Baca Juga:  DLHK Konsen ke TPA Alak, Sudah 2 Hari Sampah Berserakan di Jalan Protokol

Dalam rangka mewujudkan Kota Kupang yang layak huni dan nyaman melalui program bedah rumah khususnya bagi masyarakat kurang mampu, pemerintah telah mengerjakan 104 unit rumah sejak tahun 2020. Program ini mendapat apresiasi cukup tinggi dari masyarakat, sehingga pemerintah berencana akan melanjutkannya hingga akhir tahun 2021.

Untuk meningkatkan toleransi dan kerukunan suku, agama, ras dan antar golongan, berbagai kegiatan keagamaan telah dilakukan Pemerintah Kota Kupang melalui pemberian bantuan alat-alat penunjang peribadatan 4 agama yang ada di Kota Kupang.

“Dalam upaya mewujudkan pemerintahan yang baik dan bebas KKN, Pemerintah Kota Kupang berhasil meraih predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) selama dua tahun berturut-turut dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Perwakilan NTT atas Laporan Keuangan Pemerintah Kota Kupang Tahun Anggaran 2019 dan 2020,” kata Jeriko.

Pemerintah Kota Kupang juga menerima penghargaan dari Kepala Kantor Wilayah DJP Nusa Tenggara atas kontribusinya kepada negara berupa sinergi dalam optimalisasi penerimaan pajak dan penanganan pandemi covid-19 dan penghargaan dari Anugerah Pesona Indonesia (API) untuk kategori makanan tradisional terpopuler dan kategori destinasi belanja terpopuler yang menjadi angin segar dalam upaya pemerintah menyiapkan sektor pariwisata bagi perekonomian rakyat pasca pandemi.

“Mengakhiri sambutan ini, tak lupa saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kota Kupang serta berbagai pihak yang telah berperan untuk mewujudkan kemajuan pembangunan bagi kesejahteraan masyarakat di Kota Kupang terutama menghadapi pandemi,” kata Jeriko. (rnc)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *