oleh

Resto Taman Laut jadi Klaster Baru, Seluruh Tamu Diminta Rapid Antigen

Kupang, RNC – Semua tamu undangan dan penyelenggara pesta di Resto Taman Laut Handayani, Rabu (3/2/2021) lalu diminta untuk lakukan rapid test antigen.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur, Meserasi Ataupah, Senin (8/2/2021) malam. Kepada RakyatNTT.com, Mese menyampaikan, selain Satgas Penanganan Covid-19 Kota Kupang mempersiapkan sanksi kepada Taman Laut Handayani yang telah melanggar edaran PPKM, sudah seharusnya ada tracing untuk deteksi dini tamu yang hadir pada pesta pertunangan tersebut.

“Sebaiknya dilakukan tracing untuk mendeteksi apakah sudah ada yang positif,” katanya.

Menurutnya, dengan pengumpulan massa dalam jumlah besar, apalagi mengabaikan protokol kesehatan sangat berpotensi terjadi penyebaran Covid-19. Apalagi kasus terkonfirmasi positif sudah banyak transmisi lokal dari orang tanpa gejala (OTG).

Mese juga meminta semua peserta pesta yang ikut dalam pesta tersebut agar sadar dan mau melakukan pemeriksaan kesehatan secara mandiri. “Hal ini harus dilakukan untuk mencari kurang lebih dari sekian orang itu yang berpotensi terpapar Covid-19. Apalagi dengan keputusan Menteri Kesehatan, hasil rapid antigen reaktif sudah bisa dinyatakan positif COVID-19,” ucapnya.

BACA JUGA: Akui Gelar Pesta, Pemkot Kupang Siapkan Sanksi bagi Resto Taman Laut

Sementara itu, Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kupang, Ernest Ludji, yang dikonfirmasi wartawan via telepon selularnya mengatakan saat ini dalam koordinasi Satgas. Dinas Kesehatan bakal melakukan fungsinya dalam penanganan kasus tersebut.

“Upaya-upaya ini akan dilakukan sambil melihat perkembangan kasus ini seperti apa. Upaya tracing akan diurus kemudian,” tambah Ernest.

Untuk diketahui, pihak Taman Laut mengakui telah menyalahi edaran wali kota terkait larangan pesta di masa PPKM ini. Pengakuan itu disampaikan saat Satgas bersama aparat Polsek Kelapa Lima melakukan pendalaman di resto tersebut pagi tadi. (rnc04)

Baca Juga:  BPOM Buka Suara soal Efek Samping Vaksin Covid AstraZeneca

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *