oleh

Satu Anggota Positif Covid-19, Anggota DPRD Nagekeo Ramai-ramai Tes Swab Antigen

Iklan Covid Walikota Kupang

Mbay, RNC – Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Nagekeo melakukan swab antigen dan pemeriksaan kesehatan secara mandiri. Pemeriksaan itu dilakukan pasca hasil swab test terhadap salah seorang Anggota DPRD Kabupaten Nagekeo berinisial OGO yang terkonfirmasi positif.

Hal tersebut disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Nagekeo, Marselinus F. Ajo Bupu, Selasa (26/1/2021) lalu.

Iklan Dimonium Air

Ia menjelaskan, sampai saat ini belum ada koordinasi dari Satgas Pencegahan Covid-19 Kabupaten Nagekeo, sehingga dirinya dan beberapa Anggota DPRD memutuskan untuk melakukan rapid test antigen secara mandiri dan hasilnya negatif. “Pemeriksaan mandiri kami lakukan untuk memastikan kesehatan masing-masing, terutama karena dalam menjalankan tugas, kami bertemu dengan banyak orang,” kata Marselinus.

BACA JUGA: Data Covid-19 NTT 27 Januari: 5 Pasien Meninggal di Belu, Kupang dan Manggarai

Seli Ajo-sapaan akrabnya berharap agar para Anggota DPRD Nagekeo lainnya segera melakukan pemeriksaan kesehatan.

“Saya mengimbau kepada para Anggota DPRD lainnya untuk segera memeriksakan kesehatan. Pemeriksaan bukan semata-mata dilakukan karena ada Anggota DPRD yang telah dinyatakan positif covid-19, melainkan karena telah terdapat 8 kasus positif covid lainnya yang bekerja di tempat-tempat pelayanan publik seperti kantor pemerintah dan bank,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Marselinus berharap agar Pemda Nagekeo melalui Tim Satgas Pencegahan Covid untuk sesegera mungkin melakukan tracing secara luas.

“Terutama untuk kasus positif yang pasiennya berkerja di bank dan kantor pemerintah. Tentu sudah banyak kontak erat dengan para pegawai dan masyarakat lainnya. Penting dilakukan tracing secara luas dan terbuka, sehingga penyebaran lebih masif dapat dicegah,” harapnya.

Hal yang sama disampaikan Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Nagekeo Antonius Moti. Anton menyatakan sebagai komisi yang membidangi kesehatan, pihaknya berharap agar gugus tugas mengambil langkah konkret yaitu melakukan pemeriksaan kepada semua pegawai dan masyarakat yang mungkin telah melakukan kontak dengan para pasien terkonfirmasi positif covid.

BACA JUGA: Sebanyak 1.840 Dosis Vaksin Covid-19 Tiba di Nagekeo

“Kita harus bersikap terbuka untuk mencegah penyebaran lebih besar. Covid bukan aib, dan karena IDI telah menyatakan bahwa mengungkap identitas pasien covid untuk keperluan contact tracing tidak bertentangan dengan hukum maka kita seharusnya dapat mengumumkan dengan terbuka untuk memudah penelusuran,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris DPRD Kabupaten Nagekeo Syukur Abdulah Manetima menyatakan bahwa pasca satu orang Anggota DPRD Kabupaten Nagekeo terkonfirmasi positif covid-19, pihaknya tetap bekerja seperti biasa.

“Kami tetap berkantor dengan menerapkan sistem shift dan protokol kesehatan secara ketat. Sebisa mungkin hanya ada satu pegawai di setiap ruangan. Untuk pelayanan yang berhubungan dengan masyarakat seperti penyampaian aspirasi maupun proposal, untuk sementara kami layani secara online saja,” tutupnya.

(rnc15)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed