oleh

SBY Berobat ke Amerika, Syarief Hasan Minta Doa Semua Kader Demokrat

Iklan Demokrat

Jakarta, RNC - Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat Syarief Hasan menjamin, kerja politik partai tidak terganggu saat Ketua Majelis Tinggi Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjalani perawatan kanker prostat. Presiden keenam RI itu selama 1,5 bulan akan menjalani perawatan di Amerika Serikat.

Syarief mengatakan, saat ini Partai Demokrat sudah dipimpin langsung oleh Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Iklan Dimonium Air

“Tidak (kerja politik Demokrat terganggu), kan sudah di-take langsung oleh mas AHY, tapi memang kita juga prihatin lah. Makanya saya minta dukungan,” kata Syarief kepada wartawan, Selasa (2/11) melansir merdeka.com.

Syarief mengatakan, seluruh kader Partai Demokrat sudah diinformasikan terkait kondisi SBY. Dia pun meminta doa supaya SBY segera bisa sembuh dan menjalani aktivitas seperti biasa.

“Iya sudah sudah juga. Mudah-mudahan pak SBY bisa segera pulang ke tanah air dan sembuh dan bisa melakukan aktivitas seperti biasa,” ujarnya.

Diberitakan, Staf Pribadi Presiden RI Ke-6 Ossy Dermawan mengonfirmasi Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menderita kanker prostat. SBY akan melakukan medical check-up dan treatment di luar negeri dalam waktu dekat.

Dia mengungkapkan pengobatan SBY akan dilakukan di RS luar negeri yang memiliki pengalaman panjang dan teknologi yang maju untuk menangani kanker prostat. Keputusan itu diambil setelah berkonsultasi dengan tim dokter Indonesia.

“Sesuai dengan diagnosa dari Tim Dokter, bapak SBY mengalami kanker prostat (prostate cancer),” kata Ossy dalam siaran pers yang diterima merdeka.com, Selasa (2/11).

Ossy mengatakan kanker prostat yang dialami SBY masih berada dalam stadium awal. Hal tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan baik melalui metode MRI, biopsi, Positron Emission Tomography (PET) Specific Membrane Antigen (SMA) Scan dan pemeriksaan yang lain.

Baca Juga:  Loyalis Anas Urbaningrum Bentuk Partai Kebangkitan Nusantara, Demokrat Sindir Moeldoko Cs

“Tim dokter menyimpulkan semua opsi terbuka untuk melakukan pengobatan dan penyembuhan bapak SBY,” ujar Ossy.

(*/mdk/rnc)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed