oleh

Sebelum Tewas Gantung Diri, Pasien RSJ Naimata Alami Halusinasi

Iklan Demokrat

Kupang, RNC – Manajemen Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Naimata Kota Kupang, membenarkan ada pasiennya yang melarikan diri dan ditemukan telah meninggal dengan kondisi tergantung di Kelurahan Liliba.

Dikonfirmasi RakyatNTT.com, Rabu (1/9/2021) petang, Direktur RSJ Naimata, dr. Aletha D. Pian mengungkapkan pasien yang ditemukan warga tergantung di Kali Semau II, tepatnya di RT 06/RW 06, Kelurahan Liliba, Kecamatan Oebobo, Selasa (31/8/2021) sore adalah pasien yang masih dalam masa observasi.

Iklan Dimonium Air

Ia menjelaskan, dari hasil diagnosa yang diketahuinya, pasien tersebut mengalami halusinasi, sehingga ketika masuk pada Senin (30/8/2021) sore, masih dalam tahapan observasi di ruang UGD.

dr. Aletha menjelaskan pasien yang ditemukan meninggal tersebut melarikan diri sejak pukul 01.00 Wita dini hari. Pihak rumah sakit pun berkoordinasi dengan keluarga korban untuk mencari. Namun, seperti diketahui pasien itu ditemukan telah meninggal.

“Sebelum dia kabur, keluarganya ada tiga orang yang ikut jaga. Jadi menurut keluarganya dia izin untuk buang air. Tapi tidak mau diantar oleh keluarga. Jadi dia keluar, langsung kabur malam itu,” ungkapnya.

Ia menambahkan, di dalam ruang tersebut hanya ada 3 perawat, dan 1 petugas security. Berdasarkan observasi, korban tidak menunjukkan adanya gejala. “Jadi, pada saat jam-jam begitu juga, kebetulan perawat yang jaga hanya tiga orang karena sudah jam 1 malam, jadi mungkin tidak sempat lihat. Padahal dia sehat dan normal juga,” tambahnya.

Untuk diketahui pasien ini meninggal dalam keadaan tergantung dan ditemukan warga Kelurahan Liliba. Pasien ini adalah warga asal Desa Fatumonas, Kecamatan Amfoang Tengah. (rnc04)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed