oleh

Fraksi PKB DPRD Kota Kupang Soroti Penanganan Covid-19 dan Bencana Seroja

Iklan Demokrat

Kupang, RNC – Fraksi PKB DPRD Kota Kupang menyoroti penanganan Covid-19 dan bencana siklon Seroja yang melanda masyarakat Kota Kupang dalam sidang pembahasan APBD perubahan tahun anggaran 2021 di Gedung DPRD Kota Kupang, Jumat (24/9/2021).

Dalam sidang tersebut, Pemerintah Kota Kupang menyampaikan penjelasan tentang penanganan bencana seroja dan covid-19. Untuk bencana seroja, dalam tanggapan Wali Kota Kupang terhadap pandangan umum fraksi-fraksi, disebutkan jumlah keluarga terdampak badai seroja yang sudah terverifikasi dan divalidasi telah dikirim ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebanyak 12.364 KK. Rinciannya, korban dengan rumah rusak berat sebanyak 405 KK, rusak sedang sebanyak 869 KK, dan rusak ringan sebanyak 11.090 KK.

Iklan Dimonium Air

“Saat ini bantuan stimulan berupa dana siap pakai (DSP) BNPB terkait perbaikan rumah telah diusulkan ke Kementerian Keuangan RI melalui BNPB,” demikian tanggapan Wali Kota Kupang yang dibacakan Sekda Kota Kupang, Fahrensy Funay.

Sedangkan berkaitan dengan penanganan covid-19, Pemerintah menjelaskan telah menyalurkan sejumlah bantuan berupa modal usaha dan sarana prasarana bagi para pelaku usaha.

Kemudian, terkait anggaran belanja tidak terduga (BTT) sebesar Rp 87.220.755.490, disebutkan hal itu sesuai Surat Edaran Mendagri No. SE-2/PK/2-21.

Fraksi PKB juga mempertanyakan data anggaran refokusing tiap OPD dan pendistribusiannya untuk penanganan Covid-19. Dijelaskan bahwa refokusing bersumber dari perangkat daerah sesuai dengan Perwalkot Kupang Nomor 5 Tahun 2021 tentang perubahan atas Perwalkot Kupang Nomor 98 Tahun 2020 tentang penjabaran APBD Tahun Anggaran 2021. Hal ini telah disampaikan secara rinci kepada DPRD tertanggal 15 Maret 2021.

“Anggaran tersebut dialokasikan untuk penanganan Covid-19 pada perangkat daerah yakni Dinas Kesehatan, RSUD SK Lerik, BPBD, Dinas Sosial, Dinas Pariwisata, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Perhubungan dan Satuan Polisi Pamong Praja,” demikian penjelasan Pemkot dalam tanggapannya.

Baca Juga:  PKB Mulai Wacanakan Duet Airlangga-Cak Imin Berlaga di 2024

(rnc04)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed