Labuan Bajo, RNC - Anggota DPRD Provinsi NTT dari Partai Amanat Nasional (PAN), Yeni Veronika, SH, menyatakan dirinya kembali maju sebagai Calon Legislatif (Caleg) Provinsi NTT, pada pemilihan umum tahun 2026 mendatang. Hal ini disampaikan mama Yeni (sapaannya), saat menghadiri konsolidasi internal PAN Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), di Labuan Bajo, Jumat (8/4/2026).
Pernyataan dari istri mantan bupati Manggarai, Almarhum Deno Kamelus itu, menjawab pertanyaan masyarakat Manggarai Raya. Pasalnya, selama ini mama Yeni belum menyatakan secara terbuka, terkait niatnya maju lagi sebagai “jembatan aspirasi masyarakat” daerah pemilihan (Dapil) IV. “Melihat kondisi di tiga Manggarai ini, maka saya memutuskan untuk maju sekali lagi,” ujarnya.
Ia mengatakan, dua periode sebelumnya, ia selalu menempati urutan pertama di Dapil IV, yang didalamnya ada Manggarai, Manggarai Barat dan Manggarai Timur. Itu menandakan, masyarakat menaruh harapan untuk meneruskan aspirasi kepada pemerintah. “Saya sudah dua periode maju DPRD NTT. Dari periode pertama dan kedua, saya diberi kepercayaan oleh masyarakat tiga Manggarai ini, dengan memperoleh suara tertinggi,” ungkapnya.
Ia menegaskan, kepercayaan masyarakat Manggarai Raya tidak boleh disia - siakan. Mama Yeni kerap kali turun lapangan untuk melihat kondisi real masyarakat. Selain itu, ia juga sering memberikan bantuan kepada yang membutuhkan. “Selama saya di DPRD, saya memegang betul amanat itu, dan saya selalu turun ke masyarakat, termasuk memberikan bantuan, baik secara pribadi maupun dari pemerintah sebagai wakil rakyat,” katanya.
Ia tidak menafikkan, ada banyak caleg dari PAN yang akan bertarung memperebutkan posisi anggota DPRD NTT, dalam hajatan Pemilu Legislatif tahun 2026. Namun, sebagai politisi dirinya mengaku tidak khawatir dan tak gentar menghadapi itu. Baginya, masyarakat yang akan mengukur dan menilai kinerja masing - masing calon, untuk kemudian dipilih.
“Yang memilih kami adalah masyarakat. Biarkan mereka yang menilai, siapa yang layak untuk dipilih. Biarkan masyarakat yang menilai, siapa yang punya potensi, siapa yang berkualitas, dan siapa yang berintegritas,” tandasnya. Yang paling penting, kata dia, bagaimana sesama kader PAN tetap saling mendukung satu sama lain. Soal terpilih atau tidak, masyarakat sendiri yang akan menentukan. “Kita tidak perlu saling sikut untuk memenangkan pertarungan, kita harus suportif,” tutup mama Yeni. (rnc23)
















