oleh

Anggota DPRD NTT Ini Sumbang 350 Lembar Seng untuk SDK Mano 1

Iklan Covid Walikota Kupang

Borong, RNC – Anggota DPRD NTT,  Jimur Siena Katarina menyumbang 350 seng dan 20 kg paku untuk SDK Mano 1 yang terletak di Kelurahan Mandosawu, Kecamatan Lamba Selatan, Kabupaten Manggarai Timur. Bantuan untuk almamaternya itu diberikan Katarina saat melakukan reses pada Selasa (23/3/2021).

Katarina mengatakan, SDK Mano I merupakan tempat ia mengenyam pendidikan dasar pada tahun 1960-an. Kunjungannya tersebut merupakan kali pertama sejak ia tamat pada tahun 1969.

Iklan Dimonium Air

“SDK Mano I ini merupakan tempat pertama saya bisa membaca dan menulis. Karena itu, sebagai ungkapan terima kasih dan bentuk kepedulian terhadap almamater, dengan tulus hati saya menyumbang 350 lembar seng dan 20 kg paku seng untuk pembangunan gedung baru,” ujar Katarina di hadapan masyarakat.

Katarina menyebutkan, perehaban empat ruangan kelas dengan motode swadaya diinisiasi oleh Komunitas Anak Muda Peduli Pendidikan di Kecamatan Lamba Leda Selatan serta mendapat dukungan penuh dari Yayasan Sukma sebagai pengelola sekolah dasar Katolik di tiga wilayah Manggarai.

“Saya mengapresiasi langkah cerdas mereka (Komunitas Naka Muda Peduli Pendidikan, red),” ujar istri Almahrum Laurens Bahang Dama.

Anggota dewan dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) itu menuturkan, bantuan kali ini merupakan tahap awal untuk perehaban ruangan kelas SDK Mano 1. Jika ada kebutuhan material tambahan, maka bantuan akan disalurkan lagi pada tahap berikutnya.

Ia berharap, proses pekerjaan rehabilitasi ruangan kelas SDK Mano 1 berjalan tanpa ada halangan. “Saya berharap ada alumni lain yang bersedia menyalurkan bantuan,” pinta Katarina.

Sementara Ketua Komunitas Anak Muda Peduli Pendidikan Kecamatan Lamba Leda Selatan, Theofilus Dugis mengapresiasi kepedulian Katarina. “Awalnya kami mengirim proposal melalui pesan WhatsApp ke ibu Siena. Hari ini kami kaget karena bantuan tiba di sini. Kami sungguh berterima kasih,” ujar Dugis.

Menurut Dugis, rehabilitasi gedung SDK Mano 1 ini telah dikoordinasikan dengan Yayasan Sukma, sehingga prosesnya berjalan lancar. “Kita sering koordinasi, melaporkan pencapaian kegiatan kita setiap hari ke Yayasan Sukma,” pungkasnya. (rnc10)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed