Mbay, RNC - Menjadi seorang dirigen, tidaklah mudah. Harus menguasai teknik dasar dan rambu - rambunya. Hal itu disampaikan Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do, ketika membuka “Sosialisasi Tata Perayaan Ekaristi (TPE) dan Pelatihan Dirgen Paroki se Kevikepan Mbay”. Kegiatan yang berlangsung di Aula Hotel Sinar Kasih Mbay tersebut, dilaksanakan selama tiga hari, 24 - 26 Januari 2022.
Sosialisasi itu diikuti puluhan peserta Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katholik (LP3K). “Saya minta kalian serius ikuti sosialisasi ini. Jadi seorang dirigen, harus kuasai teknik - teknik dasar. Saya berharap Orang Muda Katholik dan karang taruna dilibatkan, sehingga mereka ikut menyanyi. Mereka harus dikumpulkan dan diarahkan,” imbuh Bupati Don.
Dia berharap, setelah mahir, OMK dan karang taruna bisa melatih vokal, memimpin koor di masing - masing Paroki dan Stasi. “Kembali dari sini, melatih dirigen di Stasi dan di KUB. Ini serius, jangan sampai habis di Paroki, tidak rembes ke Stasi dan ke KUB,” pinta Bupati Don seraya berharap, LP3K bisa memfasilitasi kebutuhan umat di Kevikepan Mbay.
Sementara Paternus Adja, Ketua 1 LP3K Kabupaten Nagekeo menjelaskan, Sosialisasi Tata Perayaan Ekaristi (TPE) dan Pelatihan Dirgen Paroki se Kevikepan Mbay. “Kegiatan tersebut merupakan agenda pertama yang diselenggarakan setelah Kevikepan Mbay diresmikan. Ini salah satu program kerja tahunan dalam rangka persiapan pelaksanaan pesparani tingkat kabupaten, provinsi dan nasional,” kata Paternus.
Menurutnya, menjadi dasar utama untuk memahami Tata Perayaan Ekaristi dan mengetahui teknik - teknik dasar, dalam paduan suara. “Sedianya ada dua agenda besar yang akan dilakukan, selain sosialisasi TPE dan pelatihan dirigen. Kita juga akan melakukan pertemuan dengan para pastor Paroki se Kevikepan Mbay,” sebut Paternus.
Dikatakannya, dibutuh dukungan semua pihak dan kebijakan bupati, guna mendukung keberadaan Kevikepan Mbay, ke depan. Hadir dalam sosialisasi tersebut, Vikep Mbay, RD .Asterius Lado, Kepala Kantor Kementrian Agama, Marianus Keo, S.Fil. M.Ed, Ketua I LP3K, Paternus Ada, S.Sos, narasumber Agustinus Dhae, dan RP. Jhon Ghono, SVD. (rnc15)















