oleh

Bupati TTU Buka Kegiatan Musrenbang RKPD Tahun 2023

Kefamenanu, RNC – Bupati Timor Tengah Utara (TTU) Drs. Juandi David membuka kegiatan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) di Aula Kantor Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kabupaten TTU, Jumat (8/4/2022).

Kegiatan yang dilaksanakan mulai pukul 11.00 wita tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati TTU Drs. Eusabius Binsasi, Ketua DPRD TTU Hendrikus F. Bana., S.H, Sekretaris Bapelitbangda Provinsi NTT Maxianses Manafe, S.Sos., M.Si, dan Kepala Bapelitbangda Kabupaten TTU, Salvatore G. A. M. Lake., S.E.

Turut hadir anggota DPRD TTU seperti Hilarius Ato, Leo Naibobe, Therensius Lazakar dan Carlos Sonbay. Selain itu, hadir Ketua TP PKK Kabupaten TTU Ny. Dra. Elvira M. B. Ogom, para pimpinan dan perwakilan setiap SKPD, perwakilan Polres TTU, perwakilan Kodim 1618/TTU, Camat, Kepala Desa dan Tokoh masyarakat.

Kegiatan bertemakan “Peningkatan SDM yang berkualitas dan Inovatif berbasis kompetensi untuk menciptakan wirausahawan pertanian menuju pemulihan ekonomi daerah,” itu dilanjutkan pemaparan materi singkat oleh Ketua DPRD TTU, Hendrikus F. Bana S.H terkait pokok-pokok pikiran DPRD TTU tentang RKPD tahun 2023.

Selanjutnya, pemaparan materi oleh Sekretaris Bapelitbangda Provinsi NTT Maxianses Manafe, S.Sos., M.Si, terkait
arah pembangunan Provinsi NTT tahun 2023 dan materi dari Kepala Bapelitbangda Kabupaten TTU, Salvatore G. A. M. Lake., S.E. terkait arah pembangunan Kabupaten TTU tahun 2023.

Bupati TTU, Drs. Juandi David mengawali sambutannya menyampaikan terima kasih kepada setiap OPD yang telah menyusun dan mempersiapkan rencana kerja (Renja) dan telah direkap oleh tim Bapelitbangda menjadi RKPD yang kemudian akan didalami dan dibahas bersama dalam forum Musrenbang tersebut. “Musrenbang RKPD ini adalah forum yang memiliki makna penting dan strategis sebab akan menjadi penentu keberhasilan pembangunan di tahun 2023 yang akan datang,” ungkapnya.

Lebih lanjut mantan Sekretaris DPRD TTU ini mengharapkan kepada forum Musrenbang tersebut agar dapat memberikan masukan yang konstruktif, kreatif dan inovatif demi menyempurnakan rancangan RKPD yang ada. Musrenbang, kata Bupati Juandi, adalah wadah resmi sebagaimana UU nomor 25 tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional.

“Forum dapat mencermati secara kritis sehingga dokumen rancangan APBD tahun 2023 yang dihasilkan nanti dapat menjawab permasalahan dan kebutuhan masyarakat. Perencanaan yang berbasis data yang valid dan akurat,” ungkap Bupati Juandi yang menegaskan bahwa rujukan perencanaan RKPD adalah RPJMD. Selain itu, program dan kegiatan RKPD tahun 2023 harus diselaraskan dan difokuskan untuk mewujudkan kinerja tahun 2023 dalam RPJMD.

“Harus memiliki kerangka kerja yang logis untuk mewujudkan Visi dan Misi yang telah ditentukan yakni terwujudnya masyarakat TTU yang sejahtera, adil, demokratis dan mandiri melalui pemberdayaan potensi SDM dan SDA. Pembangunan harus lebih mengutamakan pendekatan pemberdayaan untuk menciptakan kemandirian masyarakat,” tutup Bupati Juandi dengan penekanan isu kasus prefalensi Stunting yang cukup tinggi di TTU harus menjadi salah satu perhatian dalam Musrenbang tersebut.

Untuk diketahui, dalam rangka memenuhi ketentuan pasal 94 peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 86 tahun 2017 tentang tata cara perencanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah, tata cara evaluasi rancangan peraturan daerah tentang RPJPD dan RPJMD serta tata cara perubahan RPJPD, RPJMD dan RKPD.

Untuk itu, menindaklanjuti peraturan tersebut maka perlu dilaksanakan optimalisasi penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten TTU tahun 2023 dalam bentuk kegiatan Musrembang RKPD tingkat Kabupaten guna mendapatkan masukan dan kesepakatan dari para pemangku kepentingan. (rnc17)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *