oleh

DPP Partai Demokrat: DPRD Harus Jadi Mitra Pemerintah yang Kritis

Kupang,  RNC – Sekretaris Divisi Advokasi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat Ardy Mbalembout mengapresiasi kegiatan Sekolah Demokrat bagi anggota legislatif terpilih yang dilakukan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat NTT di Aula Celebes Kupang, senin (12/8/19).

Ardy yang hadir langsung di Kupang mewakili komandan Kogasma DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berpesan agar peserta Sekolah Demokrat yang notabene anggota DPRD terpilih yang berasal dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi NTT dapat membawa ilmu yang bermakna bagi keberlangsungan kegiatan di lembaga DPRD.

“Sebagai DPP, kami berharap agar mereka mendapat suatu pengetahuan yang selama ini Demokrat praktekkan di lembaga DPR maupun DPRD, seperti pelatihan-pelatihan menyangkut keuangan, anti korupsi dan ideologi partai, ” ungkap Tardy sapaan akrab Mbalembout.

Dirinya menambahkan agar Partai Demokrat di NTT terbuka bagi semua kalangan, terutama dalam menyambut kaum milenial, sebab konsep Demokrat di masa depan adalah menjadi partai yang digemari semua kalangan.

Oleh sebab itu, ia berharap agar anggota DPRD terpilih harus bermindset ideology partai, yakni nasionalis-religius. “Kita tekankan kepada anggota dewan dari Partai Demokrat ini untuk menjalankan tugas sesuai ideologi partai. Partai Demokrat ini kan nasionalis-religius, ini partai tengah, ” kata putra asli Manggarai ini.

Ia menambahkan, Partai Demokrat harus menjadi partai yang dicintai rakyat lewat pemikiran-pemikiran kritisnya. Pemikiran kritis itu ada di benak kader. Partai Demokrat harus menjadi mitra pemerintah yang kritis dalam menyampaikan gagasan-gagasannya.

Kegiatan Sekolah Demokrat dibuka oleh Ketua DPD Partai Demokrat NTT, Dr. Jefri Riwu Kore. Sekolah ini diperuntukkan bagi 60 kader Partai Demokrat yang terpilih sebagai anggota DPRD di Kabupaten/Kota se-Provinsi NTT dan akan berlangsung selama tiga hari. Selain sekolah dalam ruangan ada juga sekolah di luar ruangan, yakni sekolah lapangan.

Ada beberapa agenda sekolah lapangan yakni mengunjungi komunitas muda di Kota Kupang, donor darah dan berkunjung melihat spot area yang ada di Kota Kupang yang sudah dibangun di masa pemerintahan Wali Kota Kupang yang juga sebagai Ketua DPD Partai Demokrat NTT. (rnc02)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *