Jalan di Mabar Longsor, Dinas PU NTT Diminta Perbaiki

Manggarai Baratdibaca 236 kali

 

Mabar, RNC - Curah hujan yang tinggi dan terus mengguyur wilayah Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), sejak Sabtu (15/1/2026), mengakibatkan terjadinya longsor di jalur Noa-Golo Welu, Kecamatan Kuwus Barat. Status jalan tersebut merupakan jalan provinsi.

Pantauan RakyatNTT.com, Selasa (18/1/2026) pagi, longsor terjadi di beberapa titik dan sangat mengganggu pengguna jalan. Tumpukan tanah akibat longsor, memenuhi badan jalan. Kondisi ini terjadi di empat titik berbeda, di sepanjang jalan Noa-Golo Welu.

Titik lonsor terparah terjadi di Kampung Nao, Desa Kolang. Tanah longsor memenuhi saluran air atau drainase. Akibatnya, air hujan mengalir ke badan jalan. Dampaknya, material jalan mulai terkikis akibat erosi. Selain itu, Tembok Penahan Tanah (TPT) tepi luar jalan, juga ambruk. Kondisi ini membuat ruas jalan terancam putus.

Warga sekitar, Ferdinandus mengatakan, meskipun dengan kondisi demikian, masyarakat sekitar dan para pengendara, baik roda dua maupun roda empat, masih menggunakan jalan. Pasalnya, jalan tersebut merupakan akses utama warga Kecamatan Kuwus Barat, Kecamatan Pacar, serta beberapa kecamatan untuk pergi ke Kota Ruteng.

“Mau bagaimana lagi pak, warga banyak keperluan di Kota Ruteng, dan ke tempat lain, jadi tetap jalan. Tapi kalau segera diperbaiki, mungkin akan lebih memudahkan para pengendara,” kata Ferdinandus.

Sementara itu, dijumpai di lokasi longsor, anggota DPRD Provinsi NTT, Yeni Veronika, SH, mengatakan, dia meminta Dinas PU Provinsi NTT untuk segera turun tangan memperbaiki kondisi longsor tersebut.

“Sebagai anggota DPRD, saya minta Dinas PU Provinsi segera turun melihat kondisi di lapangan. Karena kondisi hujan yang begitu deras, sehingga jalan ini amblas dan sebagian tembok penahannya ambruk,” kata Yeni.

Dia menambahkan, dari hasil pantauanya di beberapa titik jalan Noa-Golo Welu, sudah mulai rusak. Padahal, kata Yeni, jalan tersebut baru selesai dikerjakan tahun 2021 lalu. Karena itu, dia meminta Dinas PU segera memperbaiki kerusakan yang terjadi.

“Saya minta dari PU, khususnya Bina Marga, untuk turun ke lokasi dan melihat kondisi ini. Karena ini juga belum lama dikerjakan. Kepala Dinas PU segera berkoordinasi dengan siapa yang kerja ini jalan, terutama kontraktor dan pengawasnya, agar jalan ini menjadi prioritas untuk diperbaiki,” tandasnya.

Untuk diketahui, Yeni Veronika bersama anggota DPRD Provinsi NTT lainnya, melaksanakan kunjungan kerja tahun 2021. Para anggota dewan itu memantau hasil pengerjaan jalan di Kabupaten Manggarai, Manggarai Barat dan Manggarai Timur, yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi NTT. (rnc23)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *