oleh

Kementerian PUPR Lelang Proyek Air Bersih dan Taman Kota Kupang Senilai Rp 301 M

Kupang, RNC – Kabar gembira untuk masyarakat Kota Kupang datang dari Kementerian PUPR. Di tengah pandemi Covid-19, proyek air bersih dan taman di Kota Kupang terus dilanjutkan.

Kabar terbaru yang didapat RakyatNTT.com, Senin (22/6/2020), proyek pembangunan SPAM Kali Dendeng kapasitas 150 liter/detik sudah mulai dilelang. Proyek ini merupakan salah satu jawaban atas kebutuhan air bersih di Kota Kupang.

BACA JUGA: Wali Kota dan Tim Kementerian PUPR Tinjau Kali Dendeng dan Air Sagu

Proyek ini dilaksanakan oleh unit Pelaksanaan Prasarana Permukiman Wilayah I Provinsi Nusa Tenggara Timur. Total anggarannya mencapai Rp 189.328.000.000.

Selain proyek Kali Dendeng, Kementerian PUPR juga akan melakukan penataan kawasan dengan membangun 3 taman. Ke-3 taman tersebut menelan anggaran senilai Rp 112.000.000.000. Pekerjaannya akan selesai pada Desember 2020. Dengan demikian, total kedua proyek ini mencapai Rp 301 miliar.

Terkait hal ini, Wali Kota Kupang, Dr. Jefri Riwu Kore yang dikonfirmasi, Senin (22/6/2020) membenarkan adanya pelelangan kedua proyek tersebut. Ia mengatakan pelelangan ini sebagai bukti pihak kementerian komitmen dengan pembangunan di Kota Kupang.

Terkait air bersih, Jeriko-sapaan karib wali kota, menjelaskan, kapasitas kali Dendeng mencapai 150 liter per detik. Oleh karena itu, setelah proyek ini selesai, masyarakat Kota Kupang sudah terbantu. Secara perlahan kebutuhan air bersih mulai terpenuhi. “Kita tentu berterima kasih kepada Kementerian PUPR yang berkomitmen untuk membangun Kota Kupang. Sudah beberapa kali mereka datang dan sekarang sudah terbukti sudah ada pelelangan dan akan segera dikerjakan,” ujar Jeriko.

BACA JUGA: Kabar Gembira, Proyek Kali Dendeng Rp 189 Miliar Dikerjakan Tahun Ini

Untuk diketahui, pembangunan Kali Dendeng dipastikan berjalan selama dua tahap. Tahap pertama dalam tahun 2020 selama lima bulan, dan tahap kedua pada 2021 berjalan selama 10 bulan.

Sebelumnya diberitakan, tim dari Kementerian PUPR pada tahun 2019 lalu telah melakukan pemantauan dan evaluasi di Kota Kupang selema satu bulan. Tim melakukan peninjauan, pengukuran sumber daya air baku, dan pematokan lokasi sesuai dengan perencanaan.

(rnc)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed