oleh

Lawan KLB, Pengurus DPD Demokrat NTT Koordinasi dengan KPU dan Bawaslu

Iklan Covid Walikota Kupang

Kupang, RNC – Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Nusa Tenggara Timur mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Nusa Tenggara Timur, Selasa (9/3/2021). Kunjungan tersebut guna menyampaikan hasil Kongres V Partai Demokrat yang dilaksanakan pada Maret 2020 di Jakarta, di mana telah terpilih Agus Harimurti Yudhoyono sebagai Ketua Umum Partai Demokrat Periode 2020-2025.

“Kita tahu bersama beberapa waktu lalu, telah terjadi Kongres Luar Biasa (KLB) Demokrat di Deli Serdang. Karena adanya KLB yang kami katakan itu adalah KLB abal-abal, maka Demokrat NTT mendatangi mitra terdekat partai yakni Kantor Wilayah Kemenkumham Nusa Tenggara Timur, serta KPU dan Bawaslu untuk melakukan koordinasi,” kata Wakil Ketua DPD Partai Demokrat NTT, Stefanus Mira Mangngi didampingi Direktur Eksekutif DPD Demokrat NTT, Sulastini Mooy, Selasa (9/3/2021) di Kupang.

Iklan Dimonium Air

Menurut Stef, kepengurusan Demokrat yang sah ada di bawah kepemimpinan AHY. “Pak AHY sudah terpilih secara aklamasi sebagai ketua Umum Periode 2020-2025 dan kedatangan kami ke sini untuk menyerahkan perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) di bawah kepemimpinan pak AHY,” ujarnya.

Lebih lanjut, Stef menjelaskan adanya perubahan kepengurusan di tingkat DPP dan seluruh hasil kongres V telah mendapat pengesahan oleh Menteri Hukum. “Kedatangan pengurus DPD NTT untuk meluruskan terkait adanya dinamika yang ada dalam Partai Demokrat berkaitan dengan adanya Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang,” kata Stef.

Sikap Demokrat di bawah kepemimpinan AHY, yakni tidak mengakui penyelenggaraan KLB dan seluruh produk hasil KLB tidak sesuai dengan AD/ART Demokrat dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Karena itu, sebagai pengurus Partai Demokrat yang sah di bawah kepemimpinan AHY, meminta KPU dan Bawaslu NTT sebagai mitra terdekat partai politik agar tidak menerima atau mengakomodir kepengurusan dan kegiatan-kegiatan yang mengatasnamakan Demokrat di luar dari kepengurusan di bawah kepemimpinan AHY di tingkat nasional dan Jefri Riwu Kore di tingkat daerah atau Provinsi NTT.

BACA JUGA: Peserta KLB Demokrat Ini Ditipu, Dijanjikan Rp100 Juta, hanya Cair Rp10 Juta

Sementara itu, mewakili KPU Provinsi NTT Yosafat Koli dan beberapa anggota KPU yang menerima kunjungan pengurus DPD Demokrat NTT tersebut mengapresiasi langkah yang telah dilakukan oleh pengurus DPD Demokrat NTT. KPU siap untuk berkoordinasi dan berkomunikasi dengan pengurus DPD Demokrat NTT jika ada hal-hal di luar dari kepengurusan yang sah menurut hukum dan Silon Pemilu.

Seusai melakukan kunjungan ke KPU, para pengurus DPD Demokrat NTT melanjutkan kunjungan ke Bawaslu NTT untuk melakukan koordinasi dan konsultasi lebih lanjut.

Para pengurus Demokrat NTT juga menyerahkan dokumen AD/ART Demokrat dan surat Keputusan Kepengurusan yang sah di bawah kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono. (rnc)

  • 190
    Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed